Cegah Kriminalitas dan Narkotika, Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba Diresmikan di Kampung Bahari
Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba akhirnya diresmikan di Kampung Bahari. Dua bulan pasca-penggerebekan narkoba di kampung itu.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Hampir dua bulan pasca-penggerebekan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, awal Maret 2022 lalu, Polres Metro Jakarta Utara terus melakukan penertiban dan penataan di permukiman yang rawan kriminalitas itu berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait lainnya.
Salah satu tindak lanjut dari penggerebekan besar-besaran itu ialah melakukan pencegahan jangka panjang supaya kriminalitas dan peredaran narkoba di Kampung Bahari bisa benar-benar hilang.
Kemarin, Selasa (26/4/2022), Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba akhirnya diresmikan di Kampung Bahari.
Posko tersebut menjadi jawaban dari Polres Metro Jakarta Utara dalam upaya mengubah wajah Kampung Bahari serta mencegah kembalinya peredaran gelap narkotika di permukiman sepanjang rel kereta itu.
Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, ada harapan besar di balik peresmian posko tersebut.
Baca juga: Sehari-hari Kerja Jadi Petugas Kebersihan, Ibu Anak 3 dan Seorang Janda Nekat Jadi Kurir Narkoba
"Memang program ini untuk memberikan harapan pada warga yang ada di sekitaran wilayah Kampung Bahari ini, agar bisa terhindar dari peredaran narkoba yang selama ini sudah hampir sama sebutannya dengan Kampung Ambon," kata Erlin mewakili Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo, Rabu (27/4/2022).
Erlin mengatakan, Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba sejatinya ialah pos kepolisian pada umumnya yang setiap hari akan dioperasikan 24 jam.

Polres Metro Jakarta Utara juga akan menempatkan personel di posko tersebut yang nantinya akan berperan menjaga keamanan di wilayah Kampung Bahari.
"Posko ini disiapkan untuk menjawab aduan masyarakat. Selain mengawasi peredaran narkoba, juga mengawasi mungkin kejahatan umum di sekitar wilayah Kampung Bahari," kata Erlin.
Baca juga: 11 Tersangka Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi Bekasi: 272 Gram Sabu dan 3 Kilogram Ganja Disita
Seiring diresmikannya posko tersebut, warga di sekitaran Kampung Bahari diminta segera melapor bila menemukan adanya tindak kejahatan maupun peredaran gelap narkotika.
Wakapolres memastikan, polisi akan terus dikerahkan di Kampung Bahari sampai wilayah itu benar-benar dinyatakan bebas narkoba.
"Untuk antisipasi peredaran narkoba yang masih belum 100 persen normal, kita akan menempatkan personel sampai dengan betul-betul clear. Sampai wilayah ini dinyatakan bebas dari peredaran narkoba," kata Erlin.