Lebaran 2022

Jadi Destinasi Wisata Libur Lebaran, MRT Catat Jumlah Pengguna Terbanyak di Era Pandemi Covid-19

Moda transportasi MRT Jakarta jadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat selama masa libur lebaran.

Tribunnews/JEPRIMA
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Moda transportasi MRT Jakarta jadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat selama masa libur lebaran.

MRT pun mencatat jumlah pengguna terbanyak di era pandemi Covid-19 pada 4 Mei 2022 lalu.

Tercatat ada 57.922 orang yang menggunakan layanan MRT Ratangga pada hari tersebut.

"Angka ini menunjukkan jumlah tertinggi sepanjang tahun ini sejak Januari 2022," ucap Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial dalam keterangan tertulis, Jumat (6/5/2022).

Bahkan, angka ini meroket lebih dari 100 persen dibandingkan pada saat periode libur lebaran tahun lalu.

Baca juga: Libur Lebaran, Objek Wisata Situ Rawa Gede Diserbu Pengunjung: Segini Harga Tiket Masuk

"Dibandingkan saat libur lebaran sebelumnya, terdapat peningkatan sebanyak 119 persen, yaitu 26.499 orang," ujarnya.

Stasiun MRT Bundaran HI, Blok M BCA, Lebak Bulus Grab, dan Dukuh Atas BNI jadi stasiun yang paling banyak dikunjungi masyarakat.

Hal ini tidak terlepas dari banyaknya destinasi wisata dan pusat perbelanjaan yang ada di sekitar empat stasiun tersebut.

Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020).  Dinas Perhubungan DKI Jakarta lakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan, mulai dari depan LTC Glodok sampai dengan simpang Kota Tua.
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). Dinas Perhubungan DKI Jakarta lakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan, mulai dari depan LTC Glodok sampai dengan simpang Kota Tua. (Tribunnews/JEPRIMA)

Terlebih, sejumlah revitalisasi juga telah dilakukan Pemprov DKI dan berbagai pihak, seperti Terowongan Kendal, Taman Dukuh Atas, hingga Sarinah.

Walau demikian, ia mengakui, peningkatan jumlah penumpang ini menyebabkan kepadatan di beberapa stasiun karena pergerakan pengguna sedikit terhambat.

"Berdasarkan pengamatan di stasiun, cukup banyak ditemui pengguna yang baru pertama kali menggunakan layanan MRT Jakarta," kata dia.

"Juga terdapat beberapa wisatawan dari luar kota Jakarta yang masih awam dengan fasilitas MRT Jakarta," sambungnya.

Untuk mengatasi masalah ini, sejumlah petugas disiagakan pada titik simpul kepadatan di stasiun untuk memberikan bantuan kepada pengguna dan membantu mengurai kepadatan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved