Pembelajaran Tatap Muka
Sekolah di Jakarta Utara Mulai Jalankan PTM 100 Persen Usai Libur Lebaran
Sekolah-sekolah di Jakarta Utara mulai menjalankan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) selepas libur Lebaran 2022, Kamis (12/5/2022).
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sekolah-sekolah di Jakarta Utara mulai menjalankan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) selepas libur lebaran 2022, Kamis (12/5/2022).
Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Provinsi DKI Jakarta, PTM kali ini dilakukan dengan kapasitas peserta didik dan tenaga pendidik 100 persen.
Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di SMP Negeri 30 Jakarta, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, murid-murid sudah mulai belajar di kelas masing-masing.
Mereka tampak mengikuti pembelajaran dengan tetap mengenakan masker, begitu pun setiap guru di ruang kelas.
Protokol kesehatan juga masih diberlakukan, mulai dari tes suhu di gerbang masuk, keberadaan tempat cuci tangan, hingga pemasangan tanda-tanda tertentu terkait jaga jarak.
Baca juga: Hepatitis Akut Misterius Makin Merebak di Jakarta, Pemprov DKI Pertimbangkan Hentikan PTM
Kasi Pendidikan Dasar, Pendidikan Khusus, dan Layanan Khusus (Dikdas PKLK) Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Utara, Jaanan mengatakan, hari ini semua sekolah sudah menjalani PTM 100 persen sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.
"Hari ini kita melakukan monitoring, kita ingin lihat sejauh mana yang sudah dipersiapkan oleh sekolah terkait PTM tadi," kata Jaanan di lokasi.
Menurut Jaanan, prokes di SMPN 30 dan sekolah-sekolah negeri lainnya di Jakarta Utara tidak ada perubahan selama pandemi.
Hanya saja, kali ini kapasitas murid dan gurunya sudah 100 persen.
Meski begitu, masih ada beberapa siswa maupun siswi yang pada hari pertama ini absen karena alasan-alasan tertentu, terutama masalah kesehatan.
"Memang kalau hari pertama ada beberapa sekolah yang muridnya belom semuanya masuk 100 persen," kata Jaanan.
"Dengan berbagai macam kendala, misal kondisi kurang sehat itu kita tidak perkenankan hadir. Itu mereka harus sampaikan ke pihak sekolah," sambungnya.
Wakil Kurikulum SMPN 30 Jakarta, Emi Priyanti mengatakan, pada PTM 100 kali ini, pihaknya memberlakukan jadwal masuk pukul 6.30 WIB dan pulang pukul 11.00 WIB.
Jadwal itu masih mengikuti bulan Ramadan lalu, sembari pihak sekolah menunggu keputusan lanjutan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta soal jam pembelajaran baru selama PTM 100 persen.
Baca juga: Tak Ada Perubahan Jadwal, Disdik DKI Pastikan PTM Kembali Dimulai 12 Mei 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ptm-100-persen-di-smp-negeri-30-jakarta.jpg)