Pergerakan Pesawat dan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sudah Dekati Angka Sebelum Pandemi

Pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati jumlah normal sebelum pandemi Covid-19.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pantauan pergerakan penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati normal sebelum pandemi Covid-19, Kamis (19/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati jumlah normal sebelum pandemi Covid-19.

Hal tersebut lantaran sudah melandainya angka Covid-19.

Juga berbagai aturan dari Kementerian Perhubungan yang meringankan penumpang.

Seperti tidak lagi wajib membawa surat negatif Covid-19 untuk rute perjalanan domestik dan internasional.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, dalam sehari ada 1.000 pergerakan pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Penumpang Domestik di Bandara Soetta Sudah Tak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

"Yang merefleksikan tingkat pemulihan sebesar 86 persen hingga 91 persen dari kondisi normal sebelum pandemi (Covid-19)," jelas Awaluddin kepada TribunJakarta.com, Kamis (19/5/2022).

"Dengan kata lain, penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat mendekati kondisi normal," sambungnya.

Pantauan pergerakan penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati normal sebelum pandemi Covid-19, Kamis (19/5/2022).
Pantauan pergerakan penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sudah mendekati normal sebelum pandemi Covid-19, Kamis (19/5/2022). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Di dalam mengantisipasi tingginya lalu lintas penerbangan, Angkasa Pura II berkoordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan.

Sehingga keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat tetap berjalan lancar.

Baca juga: Penumpang Internasional Tak Perlu Pakai Surat Negatif Covid-19 Saat Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

"Bahkan, di Bandara Soekarno-Hatta pergerakan penumpang mencapai rata-rata 120.000 - 130.000 per hari atau sama dengan kondisi normal sebelum pandemi," papar Awaluddin.

Awaluddin mengungkapkan, periode peak season berikutnya adalah pada musim liburan sekolah.

Kemudian penerbangan haji 1443 H/2022 M, serta libur Natal dan Tahun Baru 2022/2023.

"Musim liburan sekolah pada Juni, keberangkatan dan kedatangan penerbangan haji di bandara-bandara Angkasa Pura II pada Juni - Agustus, serta libur Natal pada Desember 2022 - Januari 2023," tuntas Awaluddin.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved