5 Hewan Ternak di Tangerang Terinfeksi Virus PMK Kiriman dari Jawa Tengah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang  menemukan lima hewan ternak suspek penyakit mulut dan kuku (PMK).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang lima hewan ternak suspek penyakit mulut dan kuku (PMK) kiriman dari Wonogiri, Jaw Tengah, Rabu (26/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang  menemukan lima hewan ternak suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kasus tersebut ditemukan satgas reaksi cepat pencegahan dan pengendalian penyakit Pemkab Tangerang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kustri Windayani mengatakan, temuan lima kasus suspect PMK tersebut terjadi pada hewan yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

"Ada lima hewan yang baru masuk ke Kabupaten Tangerang, lima hewan itu dikirim dari Wonogiri. Tetapi saat ini sudah kami tangani dengan memeriksa dan mengambil sample untuk dilakukan pengujian laboratorium," ujar Kustri saat dihubungi, Rabu (25/5/2022) malam.

Kelimanya saat ini sudah mendapat penanganan lebih lanjut oleh dokter hewan Dinas Pertanian.

Baca juga: Wabah PMK Menyerang Ternak Sapi, PD Dharma Jaya: Pastikan Sumbernya Aman dan Sapi Diperiksa

Yakni memberikan obat serta vitamin untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut yang bersarang di tubuh hewan.

"Kalau hewan ini jenisnya sapi, kemudian untuk sampel kita periksa di Laboratorium Balai Besar Veteriner Subang milik Kementerian Pertanian," kata Kustri.

Sapi yang ada di Mall Hewan Qurban milik Haji Doni di kawasan Cimanggis, Kota Depok, Selasa (7/7/2020).
Sapi (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

"Lalu untuk hewannya sendiri sudah dilakukan pengobatan," sambungnya.

Kemudian, untuk mencegah terjadinya penularan PMK, pihaknya pun telah melakukan penutupan sementara terhadap tempat atau lokasi peternakan hewan itu.

"Jadi sekarang ini tidak boleh keluar sembarangan dulu bagi hewan-hewan ternak ini kita batasi. Kita juga akan melakukan pemantauan secara rutin," papar dia.

Adanya penemuan kasus suspek ini, Pemkab Tangerang akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat terhadap peternak-peternak yang ada di seluruh Kabupaten Tangerang.

Sementara, dari hasil pendataan ternak rentan PMK sampai dengan tanggal 23 Mei 2022 ada sekira 530 titik lokasi ternak di wilayah Kabupaten Tangerang, dengan total hewan sebanyak 5.546 ekor.

Baca juga: Antisipasi Wabah PMK, Pemerintah Kota Tangerang Perketat Pemeriksaan Kesehatan Ternak Sapi

Hasilnya tidak ditemukan adanya hewan terjangkit penyakit mulut dan kuku.

"Sejauh ini untuk hewan ternak milik petani atau pun ternak di Kabupaten Tangerang belum ada penemuan kasus PMK, masih aman.

Hanya saja saat ini penemuan itu dari luar daerah," papar Kustri.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved