Pengguna KRL Ngeluh Akibat Pemberlakuan Switch Over, KAI: Pasti Ada Pro Kontra, Tapi Ada yang Senang

Perubahan rute KRL imbas pengerjaan Switch Over (So) 5 di Stasiun Manggarai, membuat sejumlah pengguna kebingungan.

Tayang:
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI Aktivitas Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line di Stasiun Manggarai, Jakarta Pusat - Perubahan rute KRL imbas pengerjaan Switch Over (So) 5 di Stasiun Manggarai, membuat sejumlah pengguna kebingungan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perubahan rute KRL imbas pengerjaan Switch Over (So) 5 di Stasiun Manggarai, membuat sejumlah pengguna kebingungan.

Tak sedikit masyarakat merasa perubahan rute KRL lintas Bogor-Cikarang ini terkesan ruwet dan melelahkan.

Merespon hal tersebut, VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba memaklumi adanya berbagai komentar di kalangan pengguna.

"Jadi pasti ya, yang namanya pro dan kontra ada. Tapi dari yang Bekasi - Tanah Abang pasti mereka senang ya karena tidak perlu transit lagi. Tetapi yang dulunya tidak perlu transit, jadi harus transit. Perubahan budaya, pasti kami terima kritik dan saran," kata Anne Purba pada wartawan, Senin (30/5/2022).

Menurut Anne, memang diperlukan adabtasi atau penyesuaian terkait adanya perubahan rute tersebut.

Baca juga: Hari Ketiga Pemberlakuan Switch Over, KRL Feeder Dinilai Efektif Urai Kepadatan di Stasiun Manggarai

Tak hanya untuk pengguna, begitupun juga dengan para petugas.

Oleh sebab itu, pihaknya mengaku akan lebih gencar dalam melakukan upaya sosialisasi agar nantinya masyarakat bisa lebih dimudahkan.

VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia Anne Purba di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019).
VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia Anne Purba di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019). (Kompas.com/Ardito Ramadhan D)

"Pasti sosialisasi akan terus kami lakukan. Baik secara langsun, di atas KRL, atau stasiun melalui platform medsos, kemudian melalui beberapa komunitas untuk bantu sosialisasikan pengguna jasa KRL,"

"Kami perkirakan, bahwa adaptasi terhadap commuters ini akan berlangsung 14 hari supaya mereka bisa adaptasi. Tapi yang pelru diingat bahwa pengguna jasa KRL ini tidak hanya yang rutin tapi juga musiman.

Sehingga sosialisasi edukasi yang paling tepat adalah di atas kereta dan staisun supaya mereka terinfo ketika di stasiun akan transit di mana," imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya sejumlah pengguna mengeluh perubahan rute KRL akibat pengerjaan SO 5 di Stasiun Manggarai ruwet.

Dimana KRL lintas Bogor, diketahui hanya melayani relasi Bogor/Nambo/Depok - Jakarta Kota (PP).

Suasana terkini di Stasiun Manggarai pagi ini, Senin (30/5/2022).
Suasana terkini di Stasiun Manggarai pagi ini, Senin (30/5/2022). (TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana)

Sedangkan untuk KRL lintas Cikarang melayani relasi Cikarang/Bekasi - Jatinegara, Pasar Senen, Kp Bandan, dan Cikarang/Bekasi - Jatinegara, Manggarai, dan Kampung Bandan.

Seperti Ana salah satunya, pengguna KRL ini mengaku bingung dengan adanya perubahan rute tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved