Masa Depan Profesi Akuntan di Era Digital, Tetap Optimis Dengan Dukungan Teknologi

Profesi Akuntan menjadi salah satu profesi yang diisukan akan tergerus oleh teknologi, benarkah demikian?

Editor: Muji Lestari
Dok. UKRIDA
Talkshow UKRIDA dengan tema “Peran dan Prospek Karier Akuntan di Era Digital” 

TRIBUNJAKARTA.COM - Era digital saat ini tentunya tidak dapat dihindari dan tanpa disadari era digital mempengaruhi berbagai aspek terutama terkait profesi.

Berbagai profesi yang mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh kita namun profesi baru ini muncul seiring perkembangan teknologi.

Karena itu, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat setiap dari kita dituntut untuk cepat beradaptasi, memiliki softskills yang mendukung, dan kreatif sehingga tidak tertinggal.

UKRIDA Peran dan Prospek Karier Akuntan di Era Digital
Dokumentasi UKRIDA mengenai acara talkshow dengan tema “Peran dan Prospek Karier Akuntan di Era Digital”

Profesi Akuntan menjadi salah satu profesi yang diisukan akan tergerus oleh teknologi, benarkah demikian?

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) mencoba untuk menggali lebih dalam mengenai isu ini dengan menghadirkan alumni yang berprofesi sebagai Akuntan dalam acara talkshow dengan tema “Peran dan Prospek Karier Akuntan di Era Digital” beberapa waktu yang lalu.

Acara ini bertujuan untuk bertukar pikiran mengenai perkembangan dan perubahan yang terjadi pada profesi Akuntan di era digital, serta mengedukasi calon Akuntan agar tidak perlu khawatir dalam menghadapi tantangan ini.

Alumni yang hadir, yakni Anita S.Ak. BKP (Konsultan Pajak) dan Yoel Febrianto Lauw S.Ak. (Auditor – Assurance Division – Ernst & Young), setuju bahwa era digital membawa dampak serta perubahan untuk profesi mereka saat ini yang tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri. 

Baca juga: Dosen Ukrida Jelaskan Soal Papan Kanban, Kunci Kolaborasi Efektif, dari Toyota Sampai ke Ruang Kelas

Lalu bagaimana menghadapinya?

Pertama, yang perlu disadari adalah tidak ada alasan untuk tidak menyukai teknologi, artinya setiap dari kita harus melek teknologi karena setiap jobdesc akan berhubungan dengan teknologi.

Kedua, adalah kemampuan untuk beradaptasi, mengingat perubahan terus bergerak dengan cepat.

Anita yang saat ini berprofesi sebagai Konsultan Pajak mengaku bahwa pembelajaran yang diterima selama menempuh pendidikan S1 di Program Studi Akuntansi Ukrida memberikan bekal yang sangat banyak untuk menghadapi dunia kerja.

Salah satu mata kuliah yang membantunya untuk beradaptasi dengan teknologi adalah komputer akuntansi.

Mata kuliah ini membekali mahasiswa untuk dapat menggunakan software akuntansi yang membantu proses penjurnalan hingga pelaporan keuangan.

Selain itu, mata kuliah Data Analytics juga membekali mahasiswa dalam menganalisis data serta berpikir kritis terhadap data yang disajikan.

Baca juga: Pemahaman Digital Product Design di Dalam Keilmuan Teknik Industri

Yoel, salah satu Alumni Program Studi Akuntansi Ukrida yang saat ini berprofesi menjadi seorang auditor membagikan pengalaman, bahwa digitalisasi tidak menggeser profesinya saat ini karena dalam pekerjaan yang dilakukannya tetap membutuhkan judgement sesuai standar yang berlaku.

Para alumni setuju bahwa hadirnya teknologi justru dapat membantu proses pekerjaan sehingga menjadi lebih efisien.

Satu hal yang menjadi catatan adalah profesi Akuntan tetap dibutuhkan untuk memberikan pendapat atau masukan serta analisis keuangan untuk para klien.

Era digital bukanlah ancaman bagi para Akuntan, namun sebagai tantangan dan peluang untuk semakin mempertajam skill yang dimiliki dalam berkarier.

Dengan tantangan dan perubahan yang terjadi seharusnya tidak membuat para calon Akuntan getir ataupun khawatir karena Akuntan tetap dibutuhkan untuk menganalisis dan mengintepretasikan data keuangan yang dihasilkan oleh teknologi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved