Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Akhir Hidupnya Pilu Saat Pilkada DKI, Ini Sosok Nenek Hindun yang Diusulkan Giring Jadi Nama Jalan

Akhir hidupnya pilu saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu, ini sosok Nenek Hindun yang diusulkan oleh Ketum PSI Giring Ganesha sebagai nama jalan.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
PSI/Twitter Giring Ganesha
Akhir hidupnya pilu saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu, ini sosok Nenek Hindun yang diusulkan oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha sebagai nama jalan di ibu kota. 

Dalam kesempatan itu, Ahok mendoakan agar almarhumah diterima di sisi Tuhan dan keluarga diberi kesabaran.

"Saya titip doa supaya dilapangkan jalan kuburnya Bu Hindun," kata Ahok usai bertemu keluarga almarhumah.

Nama jalan yang diganti

Berikut ini nama jalan, kampung dan gedung di Jakarta yang diganti oleh Anies Baswedan dengan nama tokoh Betawi dan ulama.

Pelang Jalan H. Bokir bin Dji'un yang menggantikan nama Jalan Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/6/2022) dan Pelang Jalan Mpok Nori yang menggantikan nama Jalan Raya Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (17/6/2022).
Pelang Jalan H. Bokir bin Dji'un yang menggantikan nama Jalan Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/6/2022) dan Pelang Jalan Mpok Nori yang menggantikan nama Jalan Raya Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (17/6/2022). Pergantian 22 nama jalan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kritik keras dari pegiat media sosial Guntur Romli. (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

1. Jalan Entong Gendut (sebelumnya Jalan Budaya)

2. Jalan Haji Darip (sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya)

3. Jalan Mpok Nori (sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus)

4. Jalan H. Bokir Bin Dji'un (sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede)

5. Jalan Raden Ismail (sebelumnya Jalan Buntu)

Baca juga: Udara DKI Terburuk di Dunia, Anies Baswedan Dikritik: Warga Sesak Nafas, Gubernurnya Sibuk Nyapres

6. Jalan Rama Ratu Jaya (sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat)

7. Jalan H. Roim Sa'ih (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat)

8. Jalan KH. Ahmad Suhaimi (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur)

9. Jalan Mahbub Djunaidi (sebelumnya Jalan Srikaya)

10. Jalan KH. Guru Anin (sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved