Dulu di Hotel Kini di Kosan, Kisah PSK Puncak Bogor Tinggal Duduk Manis Tunggu Pria Nakal Datang

Cerita PSK di Puncak Bogor, pasang tarif Rp 300 nett hingga layani pria nakal di kamar kosan.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Net
Ilustrasi PSK. Cerita PSK di Puncak Bogor yang memilih melayani tamunya di kamar kosan dibandingkan di hotel. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang wanita bernama Anggrek (bukan nama sebenarnya) berusia 22 tahun berkecimpung di dunia prostitusi di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Semula di hotel, Anggrek mengaku kini lebih sering melayani pria hidung belang di kamar kosannya.

Anggrek pun tinggal duduk manis di kosannya untuk menunggu pria hidung belang alias pria nakal datang kepadanya.

Dikutip dari TribunnewsBogor.com Anggrek bercerita, dunia prostitusi dulu dan sekarang sangat berbeda.

Anggrek mengaku lebih mudah menjajakan dirinya dengan bantuan kemajuan teknologi saat ini.

Baca juga: Ibu Muda 4 Anak Terpasa Jadi PSK Demi Lunasi Utang Puluhan Juta, Tanggapan Suaminya Bikin Nangis

Tak hanya itu, Anggrek juga menyebut kemudahan teknologi membuatnya mendapat banyak keuntungan.

Dari dulu, praktik protistusi di kawasan Puncak terbilang sangat terkenal di kalangan masyarakat.

Pekerja Seks Komersial alias PSK kawasan Puncak Bogor ini kebanyakan berasal dari usia remaja, hingga PSK Timur Tengah.

Ilustrasi PSK. Cerita PSK di Puncak Bogor yang memilih melayani tamunya di kamar kosan dibandingkan di hotel.
Ilustrasi PSK. Cerita PSK di Puncak Bogor yang memilih melayani tamunya di kamar kosan dibandingkan di hotel. (ISTIMEWA)

Selain itu, PSK Puncak Bogor dimudahkan dengan menjamurnya hotel dan villa Kawasan tersebut.

Para PSK ini biasanya melakukan praktik bisnis lendir tersebut untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Pada era tahun 90-an, sebuah lokalisasi PSK Gang Semen, kawasan Cibogo, Megamendung, ini menjadi tenar.

Beberapa kali dibubarkan, praktik prostitusi di kawasan Puncak terus menjamur.

Diungkap Anggrek, pandemi Covid-19 membuat peta bisnis lokalisasi di kawasan Puncak berubah drastis.

Bisnis prostitusi di Puncak kini berjalan secara perorangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved