Cerita Kriminal

Beringas Saat Aniaya dan Lindas Ibunya Demi Narkoba, Anak Durhaka Langsung Cengeng di Depan Polisi

Beringas saat aniaya sampai melindas ibu kandungnya, anak durhaka ini langsung cengeng begitu di depan polisi.

Editor: Elga H Putra
Tribun Cirebon
Beringas saat aniaya sampai melindas ibu kandungnya, anak durhaka ini langsung cengeng begitu di depan polisi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIREBON - Beringas saat aniaya sampai melindas ibu kandungnya, anak durhaka ini langsung cengeng begitu di depan polisi.

Keberingasan yang ditunjukan MS (32) sewaktu menganiaya ibu kandungnya sama sekali tak terlihat.

Saat diperiksa polisi, dia justru lebih banyak menangis dan tertunduk.

Bahkan, warga Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, itu pun terlihat irit bicara ketika diperiksa petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Cirebon, Jumat (8/7/2022).

Petugas yang memeriksa tampak harus mengulang pertanyaan atau menegurnya.

Baca juga: Gara-gara Ini Sampai Menelanjangi Ibu Kandungnya, Aksi Anak Durhaka Berakhir Usai Kakak Turun Tangan

Selain itu, suara MS juga terdengar bergetar dan terbata-bata ketika menjawab pertanyaan yang disampaikan penyidik Satreskrim Polresta Cirebon.

"Iya, saya menyesal," kata MS saat penyidik bertanya tentang perbuatan yang dilakukan kepada ibu kandungnya beberapa waktu lalu.

Tak beberapa lama, air mata tampak mengalir dari sudut kedua matanya dan langsung diusap menggunakan kedua tangannya yang terborgol.

Beringas saat aniaya sampai melindas ibu kandungnya, anak durhaka ini langsung cengeng begitu di depan polisi.
Beringas saat aniaya sampai melindas ibu kandungnya, anak durhaka ini langsung cengeng begitu di depan polisi. (Tribun Cirebon)

Penyidik pun kembali bertanya tindakan apa saja yang dilakukannya kepada ibunya, MS menjawab

"Saya memukul matanya, satu kali."

Ia mengakui perbuatannya itu dikarenakan kesal kepada ibunya yang tidak memberi uang sesuai jumlah yang dimintanya, yakni Rp 300 ribu.

Saat itu, korban hanya memberi Rp 250 ribu dan ketika tersangka meminta agar uang tersebut ditambah tetapi korban menolak dan menasehatinya.

Sebab, MS berniat menggunakan uang tersebut untuk membeli minuman keras (miras) sehingga korban menasehati agar tidak mabuk-mabukan.

"Ini pertama kali (memukul ibunya), saya sangat menyesal dan kapok," ujar MS di hadapan penyidik yang memeriksanya di di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Ibu di Matraman Dibuang dan Ditelentarkan 4 Anaknya, Alsannya Bikin Emosi hingga Polisi Turun tangan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved