Persija Jakarta

Staminanya Bakal Diforsir di Era Thomas Doll, Ini Kata Penerus Ismed Sofyan di Persija Jakarta

Staminanya bakal diforsir di era kepelatihan Thomas Doll, ini kata bek kanan Persija Jakarta penerus Ismed Sofyan.

Editor: Elga H Putra
Persija.id
Staminanya bakal diforsir di era kepelatihan Thomas Doll, ini kata Rio Fahmi selaku bek kanan Persija Jakarta penerus Ismed Sofyan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Staminanya bakal diforsir di era kepelatihan Thomas Doll, ini kata bek kanan Persija Jakarta penerus Ismed Sofyan.

Dia adalah Rio Fahmi, bek kanan muda milik Persija Jakarta yang telah disiapkan menjadi penerus Ismed Sofyan yang usianya sudah menua.

Pasalnya, di era Thomas Doll, bek sayap dipastikan bakal menjadi pemain yang bakal terkuras staminanya.

Hal itu karena skema permainan Thomas Doll yang menerapkan formas 3-5-2.

Sebab dalam skema permainan 3-5-2, peran bek sayap seperti Rio tak sama ketika tim bermain dengan empat bek.

Baca juga: Dia Tahu Apa Kelebihan dan Kekurangan Persija Kata Sudirman Soal Kepemimpinan Thomas Doll

Bek sayap dituntut untuk bertahan dan menyerang sama baiknya.

Alhasil, Rio harus naik turun sehingga memerlukan kualitas fisik yang prima.

Bagi Rio, dengan adanya perubahan formasi yang diracik oleh pelatih Thomas Doll, dirinya harus adaptasi.

Bek muda Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi, beraksi dalam laga Madura United vs Persija Jakarta pada ajang Liga 1 2021-2022 pekan ke-8, Jumat (22/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang.
Bek muda Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi, beraksi dalam laga Madura United vs Persija Jakarta pada ajang Liga 1 2021-2022 pekan ke-8, Jumat (22/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Staminanya bakal diforsir di era kepelatihan Thomas Doll, ini kata bek kanan Persija Jakarta penerus Ismed Sofyan. (KOMPAS.com/Mochamad Sadheli) 

“Mungkin kami dan semua pemain sedikit demi sedikit mulai bisa beradaptasi dengan coach Thomas.

Insyaallah bisa mencapai peak performance ketika Liga 1 sudah mulai,” ucap Rio dilansir dari laman resmi klub, Sabtu (9/7/2022).

Dikatakan Rio, kalau main tiga bek butuh tenaga ekstra karena wing back harus siap naik dan turun untuk membantu pertahanan maupun penyerangan.

"Sedikit demi sedikit, hari per hari saya nambah latihan sendiri.

Kebetulan posisi saya wing back jadi fisik sangat penting bagi saya,” katanya.

Di sisi lain, Rio mengungkap bahwa Thomas dan pelatih Timnas, Shin Tae-yong (STY), memiliki kemiripan karakteristik dalam cara melatih.

Baca juga: Sudirman Punya Peran Khusus di Persija Jakarta, Ini Kesannya dengan Gaya Kepelatihan Thomas Doll

“Untuk karakteristik mungkin tingkat kedisiplinan dua pelatih kelas dunia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved