KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Pulo Gebang, Wagub DKI Beri Reaksi Tak Biasa: Kami Hargai

Wagub DKI Ahmad Riza Patria buka suara soal dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Jakarta Timur yang kini tengah diusut KPK.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (7/7/2022). Wagub DKI Ahmad Riza Patria buka suara soal dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Jakarta Timur yang kini tengah diusut KPK. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Jakarta Timur yang kini tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Orang nomor dua di DKI ini pun mengaku menghormati upaya penyelidikan yang tengah dilakukan komisi antirasuah tersebut.

"Ya itu tugas dari aparat hukum, apakah KPK, polisi, kejaksaan, pengadilan ya silakan. Kita saling menjaga saling menghormati, mendukung semuanya berfungsi untuk berjalan dengan tupoksi masing-masing," ucapnya di Balai Kota, Jumat (15/7/2022).

"Kami menghormati, kami hargai. Apakah itu ada pengawasan monitoring, pengecekan, pemeriksaan bahkan penyelidikan ya kami hormati," sambungnya.

Ariza pun menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam mendukung upaya KPK dalam memberantas korupsi.

Baca juga: Kejutan! Anies Baswedan Gratiskan PBB Lahan 60 M dan Bangunan 36 M, Termasuk Rumah Mewah

"Bagi kami yang paling penting, kami di jajaran ada aturan, ada segala macam supaya semua bisa menjaga jauh dari korupsi," ujarnya.

Dilansir dari Tribunnews.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau keamanan penumpang di angkot, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau keamanan penumpang di angkot, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

KPK mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan tanah oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sarana Jaya tahun 2018-2019.

"KPK saat ini sedang melakukan pengumpulan alat bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi untuk pengadaan tanah di kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung Jakarta Timur oleh Perumda SJ (Sarana Jaya) Tahun 2018-2019," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (15/7/2022).

Seiring dengan pengumpulan bukti itu, KPK sudah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang

Namun, dikatakan Ali Fikri, KPK belum dapat menyampaikan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk uraian dugaan tindak pidananya.

"Setelah cukup, pasti KPK akan mengumumkan secara utuh hasil penyidikan perkara ini termasuk pihak yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Ali Fikri.

Ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK (TOTO SIHONO via Surya.co.id)

Ali Fikri mengatakan, proses pengumpulan alat bukti masih terus berlangsung dengan menjadwalkan pemanggilan berbagai pihak sebagai saksi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved