Cerita Kriminal
Komplotan Bandit Remaja Serang Pegawai Pabrik di Tangerang, Korban Luka di Perut Kena Celurit
Aksi sekelompok remaja yang diduga gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Kota Tangerang pada Sabtu (23/7/2022) malam.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Aksi sekelompok remaja yang diduga gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Kota Tangerang pada Sabtu (23/7/2022) malam.
Kali ini seorang pegawai pabrik di Kecamatan Batuceper yang tengah beristirahat menjadi korban penganiayaan menggucakan celurit.
Kejadian yang terekam kamera pengintai CCTV ini berlangsung di PT Lotus, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Dalam rekaman tersebut terlihat jelas beberapa pemuda mengejar dua orang pegawai dari depan gerbang.
Satu di antara dua orang tersebut terjatuh dan diinjak.
Baca juga: Aksi Keji Gangster Serang Buruh Diungkap Pemilik Warung di Tangerang: Pelaku Tenang Banget
Selain itu terlihat jelas direkaman CCTV seorang remaja mengacungkan celurit dan mengancam petugas keamanan yang berniat menolong.
Akibat kejadian ini satu orang pegawai terkena sabetan senjata tajam dibagian perut.
Is, seorang saksi mengaku kalau dirinya sudah melihat kawanan remaja itu suka berkeliaran di depan perusahaan tersebut.
"Sudah sering berkeliaran memang, awalnya kayaknya orang itu udah lewat, ngeliat anak-anak nongkrong dia balik lagi," jelas Is saat dihubungi, Senin (25/7/2022).
"Begitu balik lagi langsung nyerang pegawai sini," tambah dia.
Menurutnya, ada 12 orang pemuda bandit yang melakukan penyerangan tersebut.
Kebanyakan dari mereka menggunakan celurit saat menyerang.
"Pake celurit, korban satu yang perutnya kena celurit dia kabur dan terjatuh. Kemudian handphonenya diambil," papar Is.
Akibat kejadian itu, lanjut Is, korban terpaksa menjalani operasi delapan jahitan di perutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Aksi-sekelompok-remaja-bersenjata-tajam-kembali-meresahkan-warga-Kota-Tangerang.jpg)