2 Sepeda Seharga Rp 260 Juta Cuma Dijual Rp 18 Juta, Kawanan Maling di Depok Pakai Sistem COD

Pencuri spesialis sepeda di Depok menjual barang curiannya seharga belasan juta untuk dua unit. Padahal harga satu sepeda mencapai Rp 130 juta.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kanan) didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, saat menggelar ungkap kasus pencurian sepeda bernilai ratusan juta, Rabu (27/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Tak banyak bicara, dua pelaku kawanan pencuri spesialis sepeda berinisial KGA alias Kepet (26) dan RRA alias Dodoy (24), hanya bisa menundukan kepalanya saat dihadirkan dalam ungkap kasus di Polres Metro Depok, Pancoran Mas.

Meski pernah di penjara atas kasus yang sama, nyatanya dua pelaku ini tak kapok dan kembali beraksi setelah bebas dari tahanan.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, mengatakan para pelaku ini menjual sepeda hasil curiannya dengan harga jauh dibandingkan aslinya.

“Harga sepeda ini satu unitnya Rp 130 juta, kalau dua unit berarti Rp 260 juta. Dijual Rp 18 juta dua unit,” kata Imran didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes saat memimpin ungkap kasusnya di Polrestro Depok, Rabu (27/7/2022).

Imran mengatakan, pelaku menjual sepedanya dengan sistem COD (cash on delivery) kepada calon pembeli.

Baca juga: Polisi Selidiki Pencurian 13 Unit AC di Gudang Pengadilan Negeri Depok: Itu Barang Milik Negara

Namun belum sempat dijual, para pelaku telah lebih dulu diamankan oleh Satreskrim Polres Metro Depok.

“Mereka sistemnya COD, jual langsung ke pembelinya,” ungkapnya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat merilis kawanan pelaku pencurian sepeda berjenis mountain bike seharga ratusan juta rupiah.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat merilis kawanan pelaku pencurian sepeda berjenis mountain bike seharga ratusan juta rupiah. (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Imran berujar bahwa kawanan pelaku ini dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

“Pasal yang kami kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman pidana penjara lima tahun,” pungkasnya.

Diketahui, kawanan pencuri spesialis sepeda berinisial KGA alias kepet (26) dan RRA alias dodoy (24) berhasil diringkus Satreskrim Polres Metro Depok.

Baca juga: Maling Bobol Ruko di Tambora: 7 Kamera CCTV Dirusak tapi Ngacir dengan Tangan Hampa

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, mengatakan kawanan pelaku ini merupakan residivis kasus yang sama dan pernah menjalani masa tahanan beberapa tahun lalu.

“Dua-duanya (pelaku) residivis. Ada satu lagi yang DPO (daftar pencarian orang) sedang kami lakukan pengejaran inisial A,” kata Imran didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes saat memimpin ungkap kasusnya di Polrestro Depok, Rabu (27/7/2022).

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kanan) didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, saat menggelar ungkap kasus pencurian sepeda bernilai ratusan juta, Rabu (27/7/2022).
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kanan) didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, saat menggelar ungkap kasus pencurian sepeda bernilai ratusan juta, Rabu (27/7/2022). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Imran mengatakan, pertemuan para kawanan pelaku ini juga terjadi di dalam tahanan.

“Jadi ini sebenarnya mereka beda kelompok, tapi ketemu di dalam tahanan dan setelah keluar beraksi bersama,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved