Pagar Tribun JIS Roboh
Pagar JIS Jebol, Gilbert PDIP Langsung Bandingkan dengan Kokohnya SUGBK: 10 Orang Nendang Juga Jebol
Gilbert Simanjuntak angkat bicara soal robohnya pagar pembatas penonton Jakarta International Stadium (JIS). Ia langsung membandingkan dengan GBK.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak kembali angkat bicara soal robohnya pagar pembatas penonton Jakarta International Stadium (JIS).
Ia pun membandingkan kualitas bangunan JIS yang menelan anggaran Rp4,5 triliun dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
"Yang namanya tempat stadion sepak bola itu dicor, ini kan enggak dicor, dikasih bata hebel saja, ada 10 orang nendang juga jebol itu. Kemudian, besinya itu bukan besi galvanis seperti di SUGBK," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/7/2022).
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini pun menyebut, Gubernur Anies Baswedan hanya menonjolkan estetika dalam pembangunan JIS.
Oleh sebab itu, sarana dan prasarana di stadion yang menjadi ikon baru ibu kota mudah rusak.
Baca juga: Kritik Tajam Robohnya Pagar JIS, Grace Natalie PSI: Di Tangan Anies Apa Saja Bakal Hancur
Bahkan, robohnya pagar pembatas penonton ini terjadi saat peluncuran atau grand launching JIS pada 24 Juli 2022 lalu.
"Estetika itu lebih ditonjolkan daripada kekokohan atau fungsi. Fungsi kalah dibandingkan estetika," ujarnya

Oleh sebab itu, Gilbert menilai secara fungsi SUGBK jauh lebih baik dibandingkan JIS.
"Sampai sekarang gambaran GBK itu lebih menarik daripada gambaran JIS," tuturnya.
Pagar Pembatas Penonton JIS Roboh, Gubernur Anies Baswedan Salahkan Jakmania
Robohnya pagar pembatas besi di tribun sisi utara Jakarta International Stadium (JIS) disebut karena antusiasme para The Jakmania menjelang laga Persija Jakarta kontra Chonburi, Minggu (24/7/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pagar pembatas bisa roboh tak terlepas dari semangat para penonton yang disebutnya sangat tinggi.

Terlebih ketika JIS baru pertama kali digunakan secara keseluruhan untuk menghelat pertandingan Persija Jakarta dihadiri The Jakmania.
"Soal pagar, saya rasa tadi semangatnya luar biasa tinggi dan ini adalah kali pertama ini semua digunakan, jadi nanti Pak Widi bisa jelaskan," kata Anies, Minggu malam, di ruang konferensi pers JIS.
Menambahkan omongan Anies, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Widi Amanasto juga menilai robohnya pagar akibat antusiasme pendukung Macan Kemayoran.
Ia bahkan merasa bangga akan antusiasme ribuan The Jakmania yang dinilainya sangat luar biasa malam hari ini.
"Seperti tadi Pak Gubernur bilang bahwa antusiasme The Jak memang luar biasa. Kita bangga, luar biasalah karena ini memang antusiasmenya," kata Widi.
Baca juga: JIS Dibangun Anies Baswedan untuk Persija dengan Segala Kontroversinya, Jakmania: Tak Ada Kata Gagal
Widi lantas mengatakan bahwa Jakpro akan mengevaluasi kerusakan yang diakibatkan dari robohnya pagar beserta kanopinya itu.
"Nanti kita cek lagi semuanya jadi sekaligus kita akan ini merupakan sesuatu yang harus kita follow up lagi dan kita evaluasi kondisi-kondisi tersebut," ucap Widi.
Sebelumnya, pagar pembatas tribun penonton Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara roboh saat acara Grand Launching stadion tersebut, Minggu petang.
Pagar besi berwarna putih itu roboh beserta kanopinya lantaran diduduki oleh para penonton acara tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pagar pembatas yang roboh itu berada di sisi utara tribun JIS.
Robohnya pagar pembatas terjadi saat penampilan Dewa 19 featuring Virzha yang tengah membawakan tembang pamungkas mereka, Kangen.
Pagar tersebut menjadi pembatas antara penonton dengan lapangan, tepatnya di belakang gawang.

Sejak awal acara, puluhan penonton terpantau sudah menaiki pagar pembatas tersebut.
Terlihat pula ada yang bahu membahu untuk menaikkan penonton lainnya yang mau naik ke pagar pembatas itu.
Tak cuma itu, kanopi yang tersambung dengan pagar pembatas itu juga terpantau diinjak-injak oleh para penonton beratribut The Jakmania yang hendak naik ke tribun.
Dari peristiwa robohnya pagar pembatas tribun JIS ini, terpantau dari kejauhan seorang penonton jatuh tersungkur di belakang gawang.
Hal itu membuat petugas Satpol PP langsung menggotong penonton yang terjatuh tadi dan membawanya ke tim medis.
Grace Natalie Kritik Tajam Robohnya Pagar JIS

Lagi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Kali ini PSI menyudutkan Gubernur Anies Baswedan soal robohnya pagar pembatas penonton tribun utara Jakarta International Stadium (JIS).
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie yang menyebut di tangan Gubernur Anies Baswedan apa saja bakal hancur.
"Di tangan Anies, apa aja bakal ancur. Tembok pembatas JIS roboh, kok yang disalahin malah The Jakmania? JIS itu dibangun dengan dana fantastis Rp4,5 triliun," tulisnya dalam unggahan itu dikutip Kamis (28/7/2022).
Baca juga: Jakmania Curiga Persija Jakarta Dipersulit Main di JIS, Bung Ferry Turun Tangan: Semua Butuh Proses
Dengan anggaran fantastis itu, Grace menilai, seharusnya pagar pembatas JIS tidak mudah ambruk.
Ia pun menyinggung tribun penonton di sirkuit Formula E yang sempat ambruk akibat diterpa angin kencang beberapa hari sebelum balapan.

"Jika dibuat bahan berkualitas dengan prosedur yang benar, seharusnya konstruksinya kuat. Sebelumnya atap tribun Formula E juga ambruk tertiup angin," ujarnya.
Meski Gubernur Anies Baswedan bukan ahli bangunan, seharusnya orang nomor satu di DKI bisa menugaskan profesional dalam mengawasi pembangunan JIS.
"Masa sih enggak ada yang bisa ditugaskan untuk mengawal proyek-proyek penting ini? Ini bukan masalah sepele loh. Melainkan menyangkut keselamatan jiwa orang banyak," tuturnya.