Pemkot Depok Bantah Remaja Citayam Fashion Week dari Wilayahnya, Ucapan Pengamat Langsung Dibantah

Pemkot Depok menegaskan bahwa kumpulan remaja yang berkumpul di kawasan Dukuh Atas bukanlah berasal dari Kota Depok.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ratusan orang memadati zebra cross di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, untuk kegiatan catwalk Citayam Fashion Week pada Minggu (24/7/2022). - Pemkot Depok menegaskan bahwa kumpulan remaja yang berkumpul di kawasan Dukuh Atas bukanlah berasal dari Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pemerintah Kota Depok menegaskan bahwa kumpulan remaja yang berkumpul di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, atau yang kini dikenal dengan istilah Citayam Fashion Week bukanlah berasal dari Kota Depok.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Penelitian Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, inisiator kegiatan tersebut berasal dari para remaja Citayam, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut diketahui, setelah pihaknya melakukan investigasi.

"Mungkin saat ini yang ikut terlibat dalam aktivitas tersebut bisa berasal dari banyak wilayah, sangat mungkin karena sudah menjadi sesuatu yang sangat viral saat ini," ucap Dadang dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Kamis (28/7/2022).

Dadang juga menanggapi pernyataan Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga, yang menyebut bahwa Pemerintah Kota Depok tidak menyediakan fasilitas ruang publik memadai bagi remaja

Baca juga: Citayam Fashion Week Mau Diklaim, Wagub Ariza Beri Ultimatum Keras: Jangan Malah Mengambil Alih

Dadang menuturkan, Pemkot Depok sudah membangun 55 taman yang tersebar di kelurahan-kelurahan yang dapat dimanfaatkan oleh para remaja sebagai ruang berekspresi.

Tak hanya itu, ada juga Alun-Alun Kota Depok dan Gelanggang Olahraga (GOR) di kawasan Grand Depok City (GDC) yang menyediakan fasilitas lengkap untuk aktivitas warga.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

"Beberapa spot ruang publik sesuai arahan Pak Wali Kota sedang kami rencanakan, termasuk untuk youth market dan ada pula untuk event-event yang mengakomodasi aktivitas remaja," ungkapnya.

"Kepada para pihak, mari kita dalami secara proporsional berdasarkan data-data, tidak merespon hanya berdasarkan isu yang berkembang, siapa dan darimana mereka serta apa tujuannya. Mari kita salurkan segala aktivitas remaja secara positif dan kami pun sedang berikhtiar untuk itu," pungkasnya.

Wali Kota Idris Meradang Sampai Protes

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, memastikan jika warganya tidak terlibat dalam ajang yang viral Citayam Fashion Week di kawasan Sudirman dan Dukuh Atas, Jakarta.

Idris memastikan jika kumpulan remaja yang mejeng dan pamer busana di lokasi tersebut bukan warga Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat menggelar konferensi pers di Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Rabu (20/7/2022).
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat menggelar konferensi pers di Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Rabu (20/7/2022). (Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com)

Idris ogah warganya disebut sebagai bagian dari remaja SCBD dan bahkan sampai mau mengajukan protes.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved