Pagar Tribun JIS Roboh
Gerindra Duga Kualitas JIS Sengaja Dikurangi: Biar Minta Ngajuin Anggaran Tiap Tahun
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ichwanul Muslimin menduga kualitas bangunan Jakarta International Stadium (JIS) sengaja dikurangi.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ichwanul Muslimin menduga kualitas bangunan Jakarta International Stadium (JIS) sengaja dikurangi.
Dengan demikian, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS bisa mengajukan anggaran setiap tahunnya.
Hal ini diungkapkannya dalam rapat kerja Komisi B DPRD DKI bersama PT Jakpro.
"Yang saya tahu (JIS) ini kan kelas Eropa ya. Terus dengan bangunan yang seperti ini, saya justru melihat akan ada kejadian, kesengajaan nanti berulang tiap tahun," ucapnya dalam rapat tersebut, Selasa (2/8/2022).
"Renovasi setiap tahun, mengajukan anggaran lagi, buang-buang uang negara, uang rakyat," sambungnya.
Baca juga: Desakan Audit Pembangunan JIS Semakin Menguat, PKB: Jangan Main-main, Ini Soal Nyawa!
Oleh karena itu, politikus Gerindra ini mengusulkan agar DPRD DKI membentuk panitia khusus (pansus) untuk JIS.
Apalagi, stadion berkapasitas 82.000 penonton ini sudah menelan anggaran Rp 4 triliun lebih.
"Jadi jangan main-main. Anggarannya besar ini, tapi kok hanya dalam waktu beberapa bulan rusak," ujarnya.
Beberkan Masalah JIS, Gerindra Usul DPRD DKI Bentuk Pansus
Ichwanul mengusulkan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk Jakarta International Stadium (JIS).
Pasalnya, stadion yang menjadi ikon baru ibu kota itu dinilai punya segudang masalah, mulai dari proses pembangunan hingga pengelolaan.
Hal ini disampaikan Ichwanul dalam rapat kerja Komisi B bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Dalam rapat tersebut, ia menyoroti robohnya pagar pembatas penonton saat acara grand launching JIS.
Ia pun turut mencecar dan mempertanyakan peran Jakpro selaku pemilik dalam mengawasi kontraktor.