Cerita Kriminal
Bikin Resah, ODGJ di Kawasan Kranji Bekasi Lakukan Pelecehan Seksual ke Wanita Pejalan Kaki
Wanita itu kecewa karena petugas di lokasi kejadian tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian pelecehan seksual yang menimpanya. Padahal, petugas
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Aksi pelecehan seksual menimpa wanita pejalan kaki di sekitar Stasiun Kranji, Bekasi Barat.
Bedanya, kali ini pelakunya adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Wanita tersebut membagikan pengalaman pahitnya itu di akun media sosial Twitter @tumbuhan__.
Wanita tersebut menceritakan, dirinya mendapat pelecehaan seksual dari pria ODGJ saat berjalan kaki dari pintu keluar Stasiun Kranji.
Berdasarkan cuitan korban di akun Twitternya, peristiwa terjadi pada Selasa (2/8/2022) sekira pukul 13.30 WIB di pedestrian antaran stasiun dan Naga Swalayan Kranji.
"Ketika saya keluar dari area stasiun, seorang laki2 berbaju merah dan kepala plontos melakukan pelecehan ke bagian bokong saya. Setelah kejadian, pelaku berjalan cepat melalui saya sambil membawa kopi di tangan kanan masuk ke dalam warung kecil," tulis akun @tumbuhan__.
Baca juga: Polisi Amankan ODGJ Bawa Senjata Tajam di Depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur
Korban tidak tinggal diam, dia lantas melapor ke petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polantas yang sedang berjaga di sekitar Kranji.
Dalam unggahan tersebut juga ditampilkan video detik-detik saat korban berbincang dengan sejumlah petugas.
Wanita itu kecewa karena petugas di lokasi kejadian tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian pelecehan seksual yang menimpanya. Padahal, petugas sudah mengetahui pelaku merupakan ODGJ.
"Polisi bilang tidak bisa proses pelaku tersebut karena dianggap gila dan bukan urusannya; sebelum saya juga sudah ada wanita yang lapor mengalami hal serupa, tetapi baik polisi dan dishub tidak melakukan tindakan apa2 dan menyuruh saya mengurus sendiri," lanjut utasan dalam unggahan @tumbuhan__.
Pengalaman pahit tersebut rupanya tidak hanya dialami satu orang korban saja, kejadian serupa pernah dialami wanita lain.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin mengatakan, anggota polantas yang terekam dalam video unggahan di twitter memang personelnya.
"Saya sudah minta keterangan juga ke anggota saya, itu yang terekam anggota saya dia memang lagi piket pada saat itu," kata Salahuddin.
Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Marak Terjadi di Transjakarta, Ternyata Korbannya Enggan Melapor
Anggotanya, lanjut Salahuddin, sudah mengarahkan korban agar membuat laporan ke polsek. Tetapi hingga video diungggah dan beredar di media sosial belum ada laporan yang masuk dari korban.