Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Mau Tak Mau Turuti Perintah Atasan, Terkuak yang Dilakukan Bharada E Usai Tembak Brigadir J

Bharada E akui menembak Brigadir J atas perintah atasan. Terungkap yang dilakukan Bharada E selanjutnya.

Tayang:
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Kolase TribunJakarta
Bharada E mau tak mau menembak Brigadir J karena diperintah atasan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Terkuak apa yang dilakukan setelahnya. 

Bharada E rupanya langsung keluar rumah, sehingga tak tahu apa yang terjadi selanjutnya setelah itu.

Burhanuddin memastikan kliennya tidak ikut menganiaya Brigadir Yosua sebelum menembak dan setelah tewas.

Bharada E juga tidak melihat proses membersihkan darah di lokasi kejadian, dan ambulans datang mengevakuasi jenazah Brigadir Yosua.

Baca juga: Beda Ucapan Maaf Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk Brigadir J, Bharada E Jelas Sebut Adik

Bharada E diimingi-imingi apa untuk menembak Brigadir J?

Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara menyebut kliennya sempat mendapatkan iming-iming dari atasannya dalam kasus penembakan Brigadir J.

Namun iming-iming yang dimaksud Deolipa Yumara bukan berupa uang.

Bharada E mengaku menembak Brigadir J karena disuruh atasan, siapa atasan yang dimaksud?
Bharada E mengaku menembak Brigadir J karena disuruh atasan, siapa atasan yang dimaksud? (Kolase Foto Tribun Jakarta)

Sekedar informasi, Bharada E ramai disebut menerima uang demi menjalakan 'skenario' yang telah dibuat atasannya.

Dugaan tersebut pertama kali diungkap oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak.

Deolipa Yumara dengan tegas membantah Bharada E menerima uang.

"Tidak pernah ada aliran uang dalam keterangan Bharada E," ucap Deolipa saat menjadi narasumber di CNN, pada Minggu (7/8/2022)..

Deolipa kemudian menyinggung soal bujukan-bujukan halus yang didapat oleh Bharada E.

"Bujuk-bujuk ada, tapi tidak ada aliran uang," kata Deolipa.

Hingga saat ini, bujukan atau iming-iming atasan Bharada E tersebut masih menjadi misteri.

Terkait tudingan Bharada E menerima uang, Deolipa mengaku siap apabila PPATK melakukan penyelidikan terhadap kliennya.

"Sangat siap sekali, boleh silakan ditrack," imbuhnya.

Baca juga: Keyakinan Pengacara Brigadir J Soal Tembak Menembak Terbukti, Diungkap Sebelum Bharada E Blak-blakan

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved