Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Soal Ancaman Brigadir J 'Naik ke Atas Bakal Dibunuh', Ada Hubungannya dengan Pembubaran Satgassus?

Pengacara Brigadir J menyebut sebelum kliennya dibunuh, ia sempat diancam'jika sampai naik ke atas akan dibunuh'. Ada hubungannya dengan Satgassus?

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
YouTube Medcom.id
Pengacara Brigadir J, Jhonson Panjaitan dan mantan Kabais (Kepala Badan Intelijen Strategis) Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto memberikan pandangan terkait ancaman yang diterima Brigadir J dengan pembubaran Satgasuss. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut sebelum kliennya dibunuh, ia sempat mendapatkan ancaman 'jika sampai naik ke atas akan dibunuh'.

Apakah ancaman tersebut ada hubungannya dengan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih yang mendadak dibubarkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo?

Sekedar informasi Ferdy Sambo sempat memimpin Satgassus Merah Putih saat menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam).

TONTON JUGA

Pengacara Brigadir J yang lain, Jhonson Panjaitan dan mantan Kabais (Kepala Badan Intelijen Strategis) Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman Ponto memberikan pandangannya.

Mulanya Jhonson Panjaitan mengatakan kasus pembunuhan Brigadir J yang diotaki oleh Ferdy Sambo, sebenarnya bisa diselesaikan di level Polsek.

Namun pada kenyataannya kasus pembunuhan berencana itu ditangani oleh Tim Khusus yang dibentuk langsung oleh Kapolri.

Jhonson Panjaitan menduga ada sesuatu yang besar terkait kasus pembunuhan tersebut.

Kolase foto Bharada E, Ferdy Sambo dan Brigadir J.
Kolase foto Bharada E, Ferdy Sambo dan Brigadir J. (Kolase Tribun Jakarta)

Baca juga: Didatangi Timsus dari Jakarta untuk Kuak Fakta, Ini Rumah Ferdy Sambo di Magelang Seharga Rp 1,3 M

Ia kemudian membahas soal Satgassus yang langsung dibubarkan tak lama setelah Ferdy Sambo menjadi tersangka.

"Faktanya seharusnya Polsek saja bisa selesai," kata Jhonson Panjaitan dikutip TribunJakarta dari YouTube Medcom.

"Tetapi ini harus bikin timsus, Wakapolrinya turun segala macem, tetep saja macet,"

"Pembubaran Satgasuss ini loh, apakah ini yang dimaksud sebagai psikologis hierarkis?" imbuhnya.

Jhonson Panjaitan kemudian membahas soal prestasi Ferdy Sambo yang berhasil memecahkan kasus pengedaran narkoba dalam skala besar selama bertugas di Satgassus.

Irjen Ferdy Sambo selaku Kadiv Propam Polri berfoto bersama para ajudan. Terkini Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap salah satu ajudannya, Brigadir J. Pengacara Brigadir J menyebut pembunuhan itu diduga dipicu motif dendam perselingkuhan dibongkar, hingga bisnis sabu dan judi. 
Irjen Ferdy Sambo selaku Kadiv Propam Polri berfoto bersama para ajudan. Terkini Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap salah satu ajudannya, Brigadir J. Pengacara Brigadir J menyebut pembunuhan itu diduga dipicu motif dendam perselingkuhan dibongkar, hingga bisnis sabu dan judi.  (Tribunnews)

Baca juga: Peristiwa di Magelang Perlahan Terkuak, Putri Candrawathi Disebut Chat Adik Brigadir J: Sibuk Gak?

Satgasuss mengungkap penyelundupan 1 ton narkotika jenis sabu di bekas bangunan Hotel Mandalika, Anyer, Serang, Banten.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved