VIRAL Video Bocah SCBD Joget Erotis di Dukuh Atas, Wagub Ariza Meradang: Tolong Jaga Etikanya! 

Viral aksi joget erotis dilakukan sejumlah remaja di kawasan Dukuh Atas atau yang lebih dikenal sebagai SCBD. Wagub Ariza meradang beri peringatan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Instagram @jurnalisjunior
Anak-anak nongkrong di SCBD viral setelah melakukan goyang tidak panatas di muka umum. Viral aksi joget erotis dilakukan sejumlah remaja di kawasan Dukuh Atas atau yang lebih dikenal sebagai SCBD. Wagub Ariza meradang beri peringatan. 

Oleh sebab itu, remaja di kawasan tersebut dijuluki oleh warga net sebagai remaja SCBD alias Sudirman,Citayam, Bojong Gede dan Depok.

Selain karena trotoar Sudirman yang kini berwajah bagus, kemudahan akses dan terjangkaunya tarif transportasi KRL, tentunya jadi alasan remaja-remaja tersebut kerap nongkrong di Dukuh Atas.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PAN Zita Anjani bersama ikon
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PAN Zita Anjani bersama ikon "SCBD" bernama Roy, melakukan aksi catwalk ala Citayam Fashion Week di zebra cross Jalan Tanjung Karang, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Terkini, Zita Anjani turut menyoroti penyebaran perilaku menyimpang orientasi seksual berupa lesbian gay biseksual dan transgender atau LGBT di Citayam Fashion Week itersebut.  (Instagram @zitaanjani)

Menurut Jibon, ia dan teman-temannya umumnya hanya menghabiskan ongkos sekitar Rp 10 ribu untuk naik KRL saat pergi sekaligus pulang ke Dukuh Atas.

Tarif tersebut, dinilai tak sebanding apabila Citayam Fashion Week harus dipindah ke Pantai Indah Kapuk.

"Di sini, paling ongkos hanya abis buat isi saldo kartu kereta, ceban (Rp 10 ribu) pulang pergi.

Hanya transit doang di Stasiun Manggarai tapi kan nggak nyambung angkot lagi," kata Jibon.

Baca juga: Ricuh Juru Parkir oleh Satpol PP di Lokasi Citayam Fashion Week, Wagub Tegas Larang Parkir Liar

Sama halnya seperti Jibon, remaja SCBD lain yakni Ahmad Sofi Allail alias Ale juga mengatakan tak setuju apabila PIK dipilih sebagai pengganti Dukuh Atas sebagai lokasi Citayam Fashion Week.

Ia pun menyarankan, agar Pemerintah bisa menyediakan akses khusus yang bisa memudahkan para remaja untuk menuju ke lokasi tersebut apabila PIK dipilih jadi lokasi CFW.

"Kalau dilihat dari transport aja, itu susah ke PIK. Jadi mohon dibikin rute lah, biar yang mau main ke PIk jadi gampang. Soalnya kan kenapa orang tertarik ke Sudirman, ya karena transportasinya juga gampang," tutur Ale.

Ada 4 Usulan Lokasi

Sejumlah pengunjung Citayam Fashion Week pindah ke trotoar karena tak diperkenankan fashion show di zebra cross.
Sejumlah pengunjung Citayam Fashion Week pindah ke trotoar karena tak diperkenankan fashion show di zebra cross. (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA)

Sebelumnya, muncul berbagai wacana lokasi pengganti Citayam Fashion Week.

Selain di Pantai Indah Kapuk, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga sempat menjabarkan ada 4 pilihan lokasi lain sebagai pengganti Dukuh Atas untuk Citayam Fashion Week.

Sejauh ini, ajang fashion show jalanan tersebut berlangsung di kawasan Dukuh Atas dengan memanfaatkan zebra cross atau sarana penyebrangan untuk area catwalk dan foto-foto.

Baca juga: Citayam Fashion Week Mau Diklaim, Wagub Ariza Beri Ultimatum Keras: Jangan Malah Mengambil Alih

Hal ini, kata Riza menganggu ketertiban umum khususnya lalu lintas di sekitaran lokasi.

"Kegiatan fashion week ini, kedepan mari kita cari tempat yang lebih baik. Jangan di tengah jalan, sangat mengganggu ketertiban umum,"

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved