Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Hindari Ferdy Sambo saat Rekonstruksi, Bharada E Sempat Ajukan Permohonan Khusus Ini Pada Kapolri
Ogah dipertemukan dengan Ferdy Sambo, Bharada E sempat buat permohonan khusus ada Kapolri. Akahkah Dikabulkan?
Sementara itu, Mantan Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan meyakini, kehadiran Bharada E dalam proses reka ulang kejadian akan dikawal secara ketat.
Baik oleh penyidik Bareskrim Polri maupun dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ini mengingat status Bharada E sebagai justice collaborator.
Menurut Anton, dengan pengawalan ketat tersebut, potensi adanya tindakan yang tidak diinginkan terhadap Bharada E sangat kecil.
Namun, penyidik maupun LPSK juga perlu melihat psikologis dari Bharada E saat proses rekonstruksi.
"Jangan sampai begitu datang, muncul kendala psikologis yang buat Bharada E ini gugup dan tidak benar memberikan kesaksian," ujar Anton saat dihubungi di program Kompas Petang KOMPAS TV, Sabtu (27/8/2022).
Anton menambahkan, kehadiran Bharada E dalam proses reka ulang kejadian memang sangat diperlukan. Namun, hal tersebut harus dikembalikan pada Bharada E.
Jika dirinya siap berhadapan dengan Irjen Ferdy Sambo selaku aktor utama skenario penutupan kasus tewasnya Brigadir J, maka penyidik dapat menghadirkan Bharada E.
Baca juga: Ajudan Lain Grogi, Mental Bharada E Lebih Teruji: Senyum di Tahanan Tapi Tak Bertemu Ferdy Sambo
Sebaliknya, jika Bharada E tidak siap, penyidik tidak perlu memaksa dan tetap memberi perlindungan.
"Jadi tergantung keberanian dari Bharada E sendiri. Kalau dia tidak berani, kita tidak bisa memaksakan," ujar Anton.
Rekonstruksi Digelar Tertutup
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, akan menggelar Rekonstruksi dan akan mengdatangkan Ferdy Sambo di TKP secara langsung.
Bukan hanya Ferdy Sambo, dalam rekonstruksi tersebut juga akan dihadirkan 4 tersangka pembunuhan Brigadir J yang lain, yakni Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan Putri Chandrawati.
Baca juga: Diperiksa Sampai Malam dan Dicecar 80 Pertanyaan, Putri Candrawathi Kekeh Jadi Korban Pelecehan
Rekonstruksi rencananya digelar pada Selasa (30/8/2022).
Informasi itu, kata Dedi, disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi.
"Informasi kedua dari Pak Dirtipidum rencana pada Selasa 30 Agustus akan dilaksanakan rekonstruksi di TKP Duren Tiga," kata Dedi di Bareskrim Polri, Jumat (26/8/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/terungkap-bharada-e-pilih-membongkar-tabir-gelap-kematian-brigadir-j.jpg)