Korban Kebakaran Cakung Bakal Dipindahkan Sementara ke Rusun, Wali Kota: Kasihan di Tenda

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengungkapkan korban kebakaran Cakung bakal dipindahkan sementara ke rumah susun.

ISTIMEWA
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Swadaya PLN, RT 13/RW 02, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Rabu (31/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pemkot Jakarta Timur berencana memindahkan sementara warga korban kebakaran di Jalan Swadaya PLN, RT 13/RW 02, Jatinegara, Cakung ke rumah susun (Rusun).

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan pemindahan tersebut agar 150 jiwa warga yang rumahnya terbakar mendapat tempat bermalam yang lebih layak dibanding tenda pengungsian.

“Kasihan di tenda seperti itu, ada balita. Saya khawatir kesehatannya menurun terus, apalagi balita perlu perhatian," kata Anwar saat meninjau posko pengungsian, Cakung, Rabu (31/8/2022).

Bila mengacu keterangan pengurus RT 13/RW 02 saja setidaknya terdapat sekitar 27 bayi di bawah lima tahun (balita) yang kehilangan tempat tinggal akibat amuk si jago merah.

Dia meminta jajaran Kecamatan Cakung dan Kelurahan Jatinegara bekerja sama dengan pengurus RT/RW untuk mendata warga yang terdampak sehingga dapat dipindahkan ke Rusun.

Baca juga: Rumah Warga Korban Kebakaran di Cakung Bakal Diusulkan Dibangun Ulang

"Agar dapat dikoordinasikan dengan pihak Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk menempati rumah susun terdekat," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke posko pengungsian siang tadi Anwar juga menyerahkan sejumlah bantuan sandang, pangan, san papan kepada para warga korban kebakaran.

Warga bernama Agus Siswoyo (baju putih) saat menjelaskan kronologi kebakaran permukiman warga Jalan Swadaya PLN, Kelurahan Jatinegara, Cakung, kepada Tim Investigasi dan Laboratorium Pemadam Kebakaran, pada Senin (29/8/2022).
Warga bernama Agus Siswoyo (baju putih) saat menjelaskan kronologi kebakaran permukiman warga Jalan Swadaya PLN, Kelurahan Jatinegara, Cakung, kepada Tim Investigasi dan Laboratorium Pemadam Kebakaran, pada Senin (29/8/2022). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Bantuan ini sudah disalurkan Pemkot Jakarta Timur sejak hari kejadian pada Senin (29/8/2022) hingga kini masih berlangsung untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terpenuhi.

"Termasuk juga kebutuhan anak sekolah mulai dari buku, seragam sekolah, tas, sepatu dan lainnya akan dipenuhi," tuturnya.

Sementara, Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan rencana pemindahan sementara ke Rusun tersebut dilakukan selama proses pembangunan ulang rumah warga berlangsung.

Baca juga: Duka Korban Kebakaran Cakung, Tak Bisa Selamatkan Barang Berharga hingga Kambing Mati Terbakar

Sudin Sosial Jakarta Timur sendiri sebelumnya menyatakan bahwa tenda darurat untuk posko pengungsian warga korban kebakaran didirikan selama tujuh hari atau hingga Minggu (4/9/2022).

"Segera kita koordinasi dengan Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk pemindahan sementara warga korban kebakaran ke Rusun," kata Fajar.

Sebelumnya, pada Senin (29/8/2022) sekira pukul 03.24 WIB lalu sebanyak 30 rumah warga di Jalan Swadaya PLN, RT 13/RW 02 Kelurahan Jatinegara ludes diamuk si jago merah.

Dalam kebakaran yang diduga akibat korsleting tersebut 40 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 150 jiwa kehilangan tempat tinggal, mereka kini mengungsi pada tenda darurat dekat lokasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved