Kartu Prakerja

Akankah Program Kartu Prakerja Berlanjut pada Tahun 2023?

Menjelang akhir tahun 2022, masyarakat mulai bertanya-tanya, akankah program Kartu Prakerja berlanjut pada 2023 mendatang? Ini kata Menkeu.

Editor: Muji Lestari
Instagram @prakerja.go.id
Akankah program Kartu Prakerja berlanjut pada 2023 medatang? ini kata Menkeu. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menjelang akhir tahun 2022, sejumlah pertanyaan terkait kelanjutan bansos dan subsidi pemerintah mulai bermunculan.

Satu di antaranya mengenai kelanjutan program Kartu Prakerja.

Masyarakat mulai bertanya-tanya, akankah program Kartu Prakerja dilanjutkan pada 2023 mendatang?

Terkait hal tersebut, pemerintah akan melanjutkan program Kartu Prakerja di tahun 2023 dan ditargetkan diikuti oleh 500.000 peserta.

Jumlah target tersebut memang menurun dibandingkan pada 2021 sebanyak 5,6 juta peserta dan pada 2022 sebanyak 2,9 juta peserta.

Dilansir Kompas.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa penurunan jumlah target disebabkan karena semakin terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Pengumuman Hasil Kartu Prakerja Gelombang 43, Simak Solusi Jika Tak Dapat SMS Notifikasi

Meskipun begitu, program Kartu Prakerja masih dapat memberikan manfaat kepada para pencari kerja melalui pelatihan yang disediakan.

"Tahun depan kami masih akan memberikan Kartu Prakerja sebagai program untuk meng-update skill dari para pencari kerja," kata Sri Mulyani.

Anggaran perlindungan

Sri Mulyani mengungkapkan jika anggaran untuk program Kartu Prakerja dialokasikan ke dalam anggaran perlindungan sosial (perlinsos) sebesar Rp 479,1 triliun.

Perlinsos digunakan pula untuk bantuan sosial (bansos), subsidi, hingga beasiswa bagi pelajar.

Angka tersebut dinilai Sri Mulyani cukup tinggi, mengingat anggaran perlinsos sebelum pandemi Covid-19 hanya sebesasr Rp 308,4 triliun.

Sejak pandemi anggaran perlinsos melonjak, seperti pada 2020 sebesasr Rp 498 triliun, di 2021 sebesar Rp 468,2 trliun, dan 2022 diproyeksikan sebesar Rp 502,6 triliun.

"Pada saat pandemi angka perlinsos selalu di atas Rp 499 triliun, naik signifikan dibandingkan sebelum terjadinya pandemi, tahun ini bahkan mencapai di atas Rp 500 triliun akibat menaikkan subsidi untuk energi. Jadi perlinsos tahun depan Rp 479,1 triliun itu relatif sangat tinggi," ujar Sri Mulyani.

Akankah program Kartu Prakerja berlanjut pada 2023 medatang? ini kata Menkeu.
Akankah program Kartu Prakerja berlanjut pada 2023 medatang? ini kata Menkeu. (Instagram @prakerja.go.id)

Tujuan dana tersebut dikucurkan adalah untuk penguatan graduasi kemiskinan, penguatan perlinsos sepanjang hayat, dan mendorong perlindungan sosial adaptif.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved