Pemilu 2024

Suharso Manoarfa Diberhentikan, PPP Berpeluang Tinggalkan KIB Menyeberang ke Koalisi Lain

Peluang PPP keluar dari KIB lalu menyeberang ke koalisi lain terbuka. Hal itu buntut Suharso Monoarfa diberhentikan sebagai Ketum PPP.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Ketum PPP Suharso Monoarfa dan Logo PPP. Peluang PPP keluar dari KIB lalu menyeberang ke koalisi lain terbuka. Hal itu buntut Suharso Monoarfa diberhentikan sebagai Ketum PPP. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Peluang PPP keluar dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) lalu menyeberang ke koalisi lain terbuka.

Potensi Partai Berlambang Ka'bah itu meninggalkan Golkar dan PAN terbuka setelah Suharso Manoarfa diberhentikan sebagai Ketua Umum PPP.

Demikian dikatakan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam.

"Peluang itu selalu ada dalam politik, apalagi KIB hingga hari ini belum jelas paslon capres dan cawapres yang diusung," kata Arif ketika dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (7/9/2022).

Arif mengatakan perpecahan di tubuh PPP akan mempengaruhi peta koalisi KIB.

Baca juga: Demo Santri Kembali Berlanjut, Suharso Monoarfa Diminta Mundur dari Jabatan Menteri Bappenas

Bisa saja, pilihan politik PPP berubah haluan jelang Pemilu 2024. Termasuk menarik diri dari koalisi yang digawangi PPP, Golkar dan PAN tersebut.

"Namun kita masih lihat perkembangan apakah perpecahan ini masih bisa dikonsolidasikan atau justru kian parah," ujar Imam.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, saat membuka Musyawarah Alim Ulama PPP, di Pondok Pesantren Fadlul Fadlan, Semarang, Minggu (17/10/2021).
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, saat membuka Musyawarah Alim Ulama PPP, di Pondok Pesantren Fadlul Fadlan, Semarang, Minggu (17/10/2021). (Istimewa via Tribunnews)

Hal senada juga diungkapkan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin.

Menurut Ujang Komarudin, berpindahnya koalisi hal yang biasa terjadi setelah pemberhentian Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP.

"Potensi keluarnya dari koalisi KIB tuh ada," kata Ujang Komarudin kepada Tribunnews.com, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Kasus Dugaan Menghina Kiai, Ketum PPP Suharso Monoarfa Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Menurut Ujang, keputusan tersebut tergantung kebijakan dan kepentingan Ketua Umum PPP yang baru.

"Kemungkinan keluarnya ada karena ganti ketua umum, ganti kebijakan dan tadi beda kepentingan," ujarnya.

Namun, Ujang menilai keputusan akan keluar dari KIB juga tergantung kesepakatan jajaran pengurus PPP.

"Kemungkinannya (keluar dari KIB) masih putih-putih yah. Mungkin keluar mungkin juga tidak tergantung kesepakatan ketua umum dengan pengurus yang baru dengan jajaran pengurus," ucapnya.

Logo PPP
Logo PPP (Istimewa via Tribunnews)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved