Revitalisasi Kawasan Kota Tua Rampung, Pemprov DKI Bakal Tertibkan PKL yang Bandel Beroperasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria klaim bakal menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang bandel beroperasi di kawasan wisata Kota Tua,

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Gedung Museum Sejarah Jakarta di Kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria klaim bakal menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang bandel beroperasi di kawasan wisata Kota Tua, 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria klaim bakal menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang bandel beroperasi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat.

Hal ini menyusul adanya temuan PKL yang bandel dan berjualan di kawasan tersebut, meski sudah selesai direvitalisasi.

"Ini PR kita bersama memang di Kota Tua itu sebelumnya banyak sekali teman PKL berjualan di sana, sekarang kita sudah selesai dan rapi revitalisasinya dan disiapkan tempatnya tapi masih ada saja yang memang berjualan di tempat  yang baru, pelan pelan kita tertibkan," ucapnya di Balai Kota DKI, Senin (12/9/2022)

Pria yang akrab disapa Ariza ini juga meminta masyarakat segera membuat laporan ke pihaknya bila menemukan adanya Satpol PP yang bandel atau ada main dengan PKL di lokasi.

"Gak ada. Satpol PP yang main-main sampaikan," lanjutnya.

Baca juga: Anies Baswedan Ubah Nama Kota Tua Jadi Batavia, Pengamat Singgung Seperti Di Era Ali Sadikin & Foke

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kembali kawasan wisata Kota Tua yang berada di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Kawasan wisata unggulan itu dibuka lagi setelah sebelumnya direvitalisasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berkomentar soal kebakaran di Tambora, Kamis (18/8/2022) saat ditemui di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berkomentar soal kebakaran di Tambora, Kamis (18/8/2022) saat ditemui di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara. (Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com)

Tak hanya punya wajah baru, kawasan Kota Tua kini juga diganti namanya oleh Gubernur Anies Baswedan menjadi Batavia.

Batavia sejatinya bukan nama yang asing, saat zaman penjajahan Belanda, Jakarta dikenal sebagai Batavia.

"Kawasan ini disebut Kota Tua, tapi ini kita rancang ulang sehingga kota tua ini menjadi kota masa depan," ucapnya saat memberikan sambutan, Sabtu (10/9/2022).

"Namanya Batavia, mencerminkan masa lalu, tapi konsepnya mencerminkan kota modern masa depan," sambungnya.

Batavia disebut kota masa depan lantaran penataan kawasan tersebut dilakukan dengan mengutamakan para pejalan kaki.

Baca juga: Anies Baswedan Lakukan Groundbreaking MRT Fase 2A: Buka Kembali Kota Tua, Target Selesai 2028

Lokasi tersebut pun kini ditetapkan sebagai kawasan zona emisi rendah atau low emission zone (LEZ).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved