Kebakaran Gedung JNE di Depok

Kebakaran Gudang JNE Depok, Warga Khawatir Bangunan Roboh karena Muncul Retakan di Tembok

Warga di sekitar lokasi Gudang JNE yang terbakar di Jalan Raya Pekapuran, Cimanggis, Kota Depok, mengaku khawatir akan musibah tembok roboh susulan.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Gudang JNE di Jalan Raya Pekapuran, Cimanggis, Kota Depok, terbakar hebat pada Senin (12/9/2022) pagi, sekira pukul 04.51 WIB. Warga di sekitar lokasi Gudang JNE yang terbakar di Jalan Raya Pekapuran, Cimanggis, Kota Depok, mengaku khawatir akan musibah tembok roboh susulan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Warga di sekitar lokasi Gudang JNE yang terbakar di Jalan Raya Pekapuran, Cimanggis, Kota Depok, mengaku khawatir akan musibah tembok roboh susulan.

Pasalnya, tembok yang hanya berjarak dua meter dengan rumah warga ini sudah terpantau retak pada bagian tengahnya, sepanjang kurang lebih 10 meter.

Warga sekitar, khawatir tembok yang retak ini roboh dan kembali menimpa bangunan.

"Ini temboknya retak akibat panas dari kebakaran kemarin. Tadinya enggak retak kayak gini. Ini retak karena panas api kebakaran kemarin,” ujar salah seorang warga di lokasi sekitar, Sela, saat dijumpai wartawan di lokasi, Selasa (13/9/2022).

Sela mengatakan, jarak antara temboj Gudang JNE yang retak dengan rumah warga ini merupakan akses jalan untuk pejalan kaki dan pengguna motor.

Baca juga: 200 Ribu Paket Ludes dalam Kebakaran di Gudang JNE Depok, Eiger Adventure Rugi Rp 50 Miliar

"Saya pasti takut karena rumahnya di samping banget. Disini juga banyak dipakai untuk jalan warga," bebernya.

Sela berharap agar tembok tersebut segera diperbaiki, seperti dirobohkan dan dibangun ulang.

Retakan pada tembok Gudang JNE yang terbakar dan dikhawatirkan warga akan roboh, Rabu (13/9/2022).
Retakan pada tembok Gudang JNE yang terbakar dan dikhawatirkan warga akan roboh, Rabu (13/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

"Saya minta sih ambrukin aja semua terus dirapihin lagi,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, bagian lain tembok yang retak ini sudah lebih dulu roboh dan menimpa bangunan warga.

Bahkan, tembok yang telah lebih dulu roboh ini mengakibatkan seorang warga terluka, hingga harus mendapat jahitan pada bagian kakinya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved