Pria di Tangerang Habisi Istri

Sosok Pria Pembunuh Istri di Tangerang Sering KDRT, Ketua RW & Keluarga Beri Kesaksian: Udah Sering

GM tega membunuh istrinya sendiri menggunakan cara yang kejam pada Selasa (13/8/2022). GM diduga sering melakukan KDRT kepada istrinya.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Lokasi pembunuhan suami gorok istri karena cemburu di Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (13/9/2022). GM tega membunuh istrinya sendiri menggunakan cara yang kejam pada Selasa (13/8/2022). GM diduga sering melakukan KDRT kepada istrinya. 

"Cemburu sehingga terbakar emosi, karena korban pergi meninggalkan rumah sejak tuga hari lalu tanpa izin, dan baru pulang pada Selasa (13/9/2022) dini hari tadi," ungkap Zain.

Menurutnya, pembunuhan itu berlangsung di dalam kamar.

Saat beraksi, GM menggunakan senjata tajam berupa pisau dapur.

Ia menusuk korban sehingga istrinya menderita luka sayatan di leher, wajah, dan beberapa tusukan di perut juga punggung.

Baca juga: Suami di Tangerang Bunuh Istri dengan Cara Keji Seusai Hubungan Badan, Chat Mesra Dibalas Pisau

"Dari hasil olah TKP, kami mendapati sejumlah barang bukti yakni pisau dapur yang digunakan untuk membunuh korban dan jejak kaki pelaku maupun alat bukti lainnya," tutup Zain.

Sementara, Kapolsek Ciledug, Kompol Noor Meghantara mengatakan, setelah membunuh istrinya, GM langsung menyerahkan diri ke kantornya.

"Kami mengetahui adanya peristiwa tersebut karena pelaku (GM) langsung menyerahkan diri. Tadi pagi sekitar jam 06.30 WIB, dia ke Polsek Ciledug," ujar Noor melalui sambungan telepon.

GM tidak sendiri, dia membawa anaknya ke Polsek.

Saat ini, sang anak sudah dititipkan ke kakeknya atau ayah kandung dari pelaku.

"Sudah sama kakeknya, tapi semua masih di Mapolsek. Sementara untuk diambil keterangan dari kasus ini," tegas GM.

Baca juga: Identitas Mayat Terbungkus Boks Kontainer di Kali Tangerang Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil DNA

Anak-anak pelaku pun mendapat perlakuan dan perlindungan khusus dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota.

Awal mula kejadian, ketika sepasang suami istri (pasutri) tersebut usai berhubungan badan.

Lalu, sang suami iseng mengecek isi WhatsApp di handphone sang istri atau koban.

Kemudian GM menemukan percakapan yang mesra dari seorang pria kepada istrinya.

"Dia cemburu karena membaca pesan di WhatsApp dari teman pria istrinya, dari sana langsung cekcok hebat," tutur Noor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved