Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Defisit Kalori, Seperti Apa?

Diet defisit kalori diyakini sebagai salah satu jenis diet yang cukup efektif untuk menurunkan berat badan.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa.
Ilustrasi Diet 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Diet defisit kalori diyakini sebagai salah satu jenis diet yang cukup efektif untuk menurunkan berat badan.

Jenis diet ini, merupakan pengaturan pola makan dengan jumlah kalori lebih sedikit yang masuk ke dalam tubuh.

“Misalnya kebutuhan kalorinya sehari-hari untuk orang normal yaitu di 2000 kalori satu hari, nah kalau kita mau menurunkan berat badan, artinya kita harus kurangi asupan kalorinya, jadi sekitar 500 kalori per hari," kata Health Communicator Kalbe Nutritionals, Dewi Virdianti dikutip TribunJakarta.com dalam rilis Kalbe, Rabu (14/8/2022).

Pada dasarnya, dijelaskan bahwa diet defisit kalori mengharuskan penerapan prinsip diet sehat dengan memperhatikan jenis makanan dan jumlah yang masuk ke dalam tubuh.

Jenis makanan tersebut, termasuk protein, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga membatasi konsumsi makanan cepat saji. 

Untuk menjalani diet ini, kata dia bisa juga dengan mengonsumsi makanan yang dapat membuat kenyang lebih lama.

Baca juga: Cerita Raffi Ahmad Jadi Inget Diet saat Makam Malam di Bali: Khawatir Tak Laku Jadi Artis

Seperti diantaranya oatmeal, ubi, kentang, talas, dan juga singkong.

Selain itu, jadwal makan sehari-hari serta aktivitas fisik juga penting untuk diperhatikan.

"Dalam hal ini, bukan berarti orang diet tidak butuh sarapan, tidak makan malam, tidak makan siang. Selain itu, diikuti dengan aktifitas fisik yang konsisten dan teratur, sehingga menjadikan pola tersebut sebagai kebiasaan atau perubahan perilaku," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved