Warga Pulogadung Keluhkan Lapak Barang Bekas di Tengah Permukiman: Kumuh hingga Potensi Kebakaran

Lapak pengepul barang bekas di Jalan Metro Raya, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur dikeluhkan warga.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Lapak barang bekas di Jalan Metro Raya yang dikeluhkan warga, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Lapak pengepul barang bekas di Jalan Metro Raya, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur dikeluhkan warga.

Berdasar laporan warga melalui aplikasi Jakarta Terkini (Jaki) dengan nomor JK2209160047, lapak barang bekas tersebut sudah tiga bulan beroperasi dan meresahkan warga.

Selain membuat pemandangan kumuh, tumpukan barang bekas juga berpotensi sebabkan kebakaran.

"Sampah menumpuk, pemandangan kumuh, banjir menyumbat got, kemacetan, bahaya kebakaran, dan lain-lain," kata pelapor dalam aduan yang dibuat melalui Jaki, Jumat (16/9/2022).

Dalam aduan disampaikan pelapor, warga sebelumnya sudah menyampaikan keluhan terkait keberadaan lapak barang bekas dan sudah direspon pihak Kelurahan Kayu Putih.

Tapi hingga kini lapak barang bekas tersebut masih beroperasi, bahkan tumpukan barang bekas dalam karung hingga badan jalan dan menutup saluran air jalan.

Baca juga: Diduga dari Puntung Rokok yang Menyala, Lapak Barang Bekas di Cipinang Muara Terbakar

"Masih tetap buka dan semakin menjadi sampah barang bekas sampai ke jalan. Mohon petugas dinas terkait melakukan penertiban untuk menutup lapak barang bekas tersebut," tulis pelapor.

Menanggapi aduan, Camat Pulogadung Syafrudin Chandra mengatakan keberadaan lapak pengepul barang bekas di tengah permukiman warga tidak dibenarkan.

Jumat siang tadi, jajaran Satpol PP Kecamatan Pulogadung pun sudah mendatangi lokasi dan menegur pemilik lapak bahwa tumpukan barang bekas tersebut menggangu ketertiban.

"Ya (menggangu ketertiban umum). Ini sudah sering diberi peringatan oleh pihak kelurahan. Yang bersangkutan (pemilik lapak) ngontrak tempat," tutur Syafrudin.

Rencananya pihak Kelurahan Kayu Putih dalam waktu dekat akan memanggil pemilik bangunan yang jadi tempat tempat pengepul barang bekas guna membahas penyelesaian masalah.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved