Pilpres 2024

Bukan Kader Partai, Anies Baswedan Diminta Realistis Berhadapan dengan Airlangga hingga Prabowo

Peneliti Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati minta Anies Baswedan (AB) realistis dalam menyongsong Pilpres 2024.

Tayang:
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jumat (22/7/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Peneliti Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati minta Anies Baswedan (AB) realistis dalam menyongsong Pilpres 2024 mendatang.

Ia pun menyebut, posisi Anies yang bukan merupakan kader partai menjadi batu sandungan baginya untuk jadi capres 2024.

Terlebih, sebagian koalisi partai kini sudah memunculkan nama kadernya masing-masing yang mau diusung.

Seperti koalisi Gerindra-PKB yang sudah memunculkan nama Prabowo Subianto dan Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri dari Golkar-PPP-PAN yang juga sudah menggaungkan sosok Airlangga Hartarto.

"Berhubung beberapa parpol koalisi besar sudah punya nama-nama yang hampir pasti jadi capres definitif, tentu parpol koalisi perlu berpikir kembali dalam meminang AB," ucapnya, Minggu (18/9/20222).

Baca juga: Peneliti BRIN Ungkap Makna di Balik Pernyataan Anies Baswedan Siap Jadi Capres 2024

Oleh karena itu, ia menyarankan Anies untuk menyusun rencana cadangan bila tak ada parpol yang mau jadi kendaraan politiknya maju sebagai capres 2024.

"Paling tidak AB perlu menyiapkan rencana B sebagai cawapres seandainya calon koalisi pengusungnya sudah punya nama sendiri untuk posisi capres," ujarnya.

Ia memyebut hal ini menjadi dilemi bagi Anies Baswedan yang justru elektabilitasnya lebih tinggi dan stabil dibandingkan kandidat capres 2024 lainnya.

"Meskipun secara popularitas tinggi, namun hal ini tidak mesti berbanding lurus dengan koalisi parpol, khususnya apabila sudah memproyeksikan nama terntu dari internal parpol untuk jadi capres definitif," kata dia.

"Dalam hal ini, koalisi masih punya previlege politik untuk bisa menominasikan figur sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan politiknya," sambungnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sambutan di depan warga Kampung Susun Cikunir, Taman Sari, Jakarta Barat pada Sabtu (10/9/2022).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sambutan di depan warga Kampung Susun Cikunir, Taman Sari, Jakarta Barat pada Sabtu (10/9/2022). (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku siap jadi calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Orang nomor satu di ibu kota ini menyebut, dirinya siap jadi capres 2024 bila ada partai politik (parpol) yang mau mengusungnya.

"Saya siap maju sebagai presiden bila ada partai yang mengusung," ucapnya dilansir dari Reuters, Jumat (16/9/2022).

Gubernur Anies Baswedan pun mengaku kaget saat elektabilitasnya meroket dalam setiap survei.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved