Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Tak Seperti Ferdy Sambo yang Bikin Skenario Buat Bela Diri, Ini Cara Keluarga Brigadir J Bangkit
Tak seperti Ferdy Sambo yang sampai bikin skenario untuk membela dirinya, inilah cara yang dilakukan keluarga Brigadir J untuk menata kembali hidupnya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAMBI - Tak seperti Ferdy Sambo yang sampai bikin skenario untuk membela dirinya, inilah cara yang dilakukan keluarga Brigadir J untuk menata kembali hidup usai Yosua Hutabarat tewas.
Diketahui, Ferdy Sambo sempat membohongi masyarakat Indonesia perihal kematian Brigadir J.
Kini, Ferdy Sambo memang sudah ditetapkan sebagai dalang pembunuhan Brigadir J.
Ferdy Sambo juga sudah dipecat dari Polri.
Kendati begitu, penanganan kasus ini masih berbelit-belit dan dipenuhi drama.
Baca juga: Sampai Ferdy Sambo Dipecat, Kamaruddin Kasih Sinyal Keluarga Brigadir J Siap-siap Elus Dada
Salah satunya mengenai motif yang sampai saat ini masih misteri.
Bahkan, isu pelecehan seksual kembali mencuat kendati laporannya sudah dihentikan polisi.
Mengenai hal itu, keluarga Brigadir J hanya dapat berjuang melalui doa dan menyuarakan kebenaran-kebenaran yang diketahuinya.

"Inilah yang diperjuangankan tapi nampaknya masih mutar-mutar, jadi kita yang berduka jadi makin lemah," kata ibunda Brigadir J, Rosti Simanjutak, Senin (19/9/2022).
Karena itu, Rosti menyebut pihaknya tak sanggup lagi menyaksikan pemberitaan kasus anaknya di televisi.
Dia pun kini lebih banyak mengadu kepada tuhan agar bisa tegar dalam menghadapi musibah yang dihadapi.
"Kita Cuma bisa ngadu ke Pencipta lagi lah, Habis gimana, Presiden sudah kita beri permohonan, ke Pak Mahfud MD sudah, Kapolri sudah, TNI sudah, Tinggal lagi lah nanti lihat realisasinya bagaimana," jelasnya.
Lebih lanjut, Rosti Simanjuntak berharap agar institusi Polri dapat berbenah, memperbaiki jika ada yang salah di tubuh Polri.
Baca juga: Ajukan Banding Diduga Cuma Siasat Ferdy Sambo, Putri Tak Ditahan Contoh Rencananya Sukses?
"Anakku sudah berakhir, tapi generasi yang akan datang nanti harus lebih baik dan negara ini mau berbenah," ujarnya.
Ia katakan reformasi di tubuh Polri sangat penting dilakukan untuk mencegah kejadian seperti yang dialami anaknya terulang lagi.