Cerita Kriminal

Terungkap Ciri Penembak Gelap yang Sasar Warga Taman Sari, Jakarta Barat: Badan Gede Pakai Masker

Cekcok antara pak Ogah dengan seorang pengendara mobil terjadi di Jalan Pantura, Pinangsia, Jakarta Barat pada Rabu (14/9/2022) malam.

Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com
Ketua RW 004 Taman Sari menunjukkan lokasi ditemukannya selongsong peluru di Jalan Pantura, Taman Sari, Jakarta Barat pada Senin (19/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN SARI - Cekcok antara juru parkir atau yang dikenal sebagai Pak Ogah, dengan seorang pengendara mobil terjadi di Jalan Pantura, Pinangsia, Taman Sari,  Jakarta Barat pada Rabu (14/9/2022) malam.

Sejak keributan itu, teror demi teror tiap malam menghantui warga Taman Sari hingga puncaknya kejadian penembakan pada Sabtu (17/9/2022).

Ketua RW 004 Taman Sari, Subiyanto mengatakan sekelompok orang misterius yang mendatangi lokasi keributan di putaran balik sebagian besar mengenakan helm dan masker.

"Saya pas kejadian (penembakan) enggak di lokasi, tapi katanya semua pakai masker dan helm," katanya. 

Namun, sebelumnya pada hari Kamis (15/9/2022) malam, sekelompok orang mengendarai belasan motor mampir di pinggir jalan dekat putaran balik itu.

Baca juga: Tragedi Berdarah Putaran Balik di Taman Sari, Penembak Gelap Sasar Warga: Gara-gara Mulut Pak Ogah

Mereka mencari keberadaan si pak ogah tersebut.

Hal itu diketahui Subiyanto dari warga.

"Besoknya Jumat pagi, ada warga saya yang datang bilang 'Pak, semalam ada yang nyariin pak Ogah, badannya gede-gede (yang nyariin)," cerita Subiyanto menirukan ucapan warganya.

Belum menemukan pak ogah itu, mereka kemudian datang lagi pada Jumat 
(16/9/2022) malam.

Mereka lalu menangkap satu warga dan menanyainya.

Putaran balik yang diduga menjadi pemicu terjadinya penembakan di Jalan Pantura, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat pada Senin (19/9/2022).
Putaran balik yang diduga menjadi pemicu terjadinya penembakan di Jalan Pantura, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat pada Senin (19/9/2022). (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

Satu orang memukuli perut warga tersebut agar mau mengaku.

"Dia dipukul suruh ngaku kalau dia pak Ogahnya. Tapi orang ini enggak ngaku dan enggak tahu. Saya juga tahu bukan dia karena dia baru balik dari kampung," tambahnya.

Keesokan malamnya pada Sabtu (17/9/2022), peristiwa berdarah terjadi di jalan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved