Hati-hati, Penggunaan Sunscreen di Wajah Terlalu Lama Bisa Picu Kerontokan Rambut

Penggunaan sunscreen di wajah dalam waktu lama bisa menyebabkan terjadinya kerontokan. FFA merupakan kondisi yang menyebabkan kerontokan rambut.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Yulianto Listiawan - Penggunaan sunscreen di wajah dalam waktu lama bisa menyebabkan terjadinya kerontokan. FFA merupakan kondisi yang menyebabkan kerontokan rambut. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sunscreen menjadi salah satu produk perawatan yang mampu melindungi kulit dari bahaya sinar matahari atau UV.

Walau penggunaannya dianjurkan, namun fakta baru mengungkapkan bahwa penggunaan Sunscreen di wajah dalam waktu lama bisa menyebabkan terjadinya kerontokan.

Hal ini diungkap oleh Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Yulianto Listiawan.

"Ini sedang berkembang lagi. Penggunaan sunscreen yang terlalu lama, selain ada manfaatnya juga ternyata bisa menimbulkan masalah yang lain yakni kerontokan rambut. Ini yang mulai kita deteksi," kata Yulianto ditemui di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2022).

Frontal fibrosing alopecia (FFA), merupakan suatu kondisi yang menyebabkan kerontokan rambut di bagian depan dan samping kulit kepala.

Baca juga: Amankah Antiseptik Dipakai untuk Bersihkan Wajah? Begini Kata Dokter Spesialis Kulit

Hal ini bisa dipicu oleh penggunaan sunscreen dalam waktu yang lama, atau tidak dibersihkan secara berkala.

Kejadian ini, disebutkan telah ditemukan di beberapa negara tropis.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Yulianto Listiawan menjelaskan soal aman tidaknya penggunaan antiseptik untuk membersihkan wajah. Belum lama ini, viral di sosial media tentang antiseptik jenis sabun skin cleanser digunakan untuk membersihkan wajah.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Yulianto Listiawan menjelaskan soal aman tidaknya penggunaan antiseptik untuk membersihkan wajah. Belum lama ini, viral di sosial media tentang antiseptik jenis sabun skin cleanser digunakan untuk membersihkan wajah. (TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana)

Namun, di Indonesia sendiri kata dia kejadian ini belum di ketahui secara pasti jumlahnya.

"Substansinya bisa menyebabkan autoimun diseases pada rambut sekitar (atas dan alis). Itu kan perkembangan. Sudah ada beberap kasus kita jumpai (di Indonesia) tapi gak banyak. Yang pastinya, diagnosisnya susah dan tidak disadari," kata dia.

"Kita kan sering malas ya, pakai sunscreen terus udah selesai. Dirasa nanti hilang, ya hilang sendiri, ternyata engga,"

"Luar negeri sudah meneliti," sambungnya 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved