Persija Jakarta
Laga Panas Persib vs Persija, The Jakmania Pikir-pikir Merapat ke Bandung, Pihak Ini yang Putuskan
Namun, catatan panjang rivalitas The Jakmania dan Bobotoh berujung bentrok menjadi pertimbangan tersendiri bagi The Jakmania untuk mengamini keinginan
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
Sebanyak 500 Bobotoh yang datang ke Stadion Kanjuruhan aman dan tidak ada kejadian aneh-aneh selama pertandingan berlangsung.

Menurut Teddy, hal tersebut harus diapresiasi untuk menyebarkan virus-virus perdamaian di sepak bola Indonesia.
Namun, keinginan itu belum pasti terlaksana karena masih harus didiskusikan dengan pihak kepolisian.
Nasib The Jakmania Bisa Tidak ke Bandung Tunggu Lampu Hijau Kepolisian
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama mengatakan, komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian Polda Jawa Barat, bersama perwakilan komunitas bobotoh telah dilakukan dalam pertemuan hari ini.
Di mana dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa hal, di antaranya mengenai jumlah tiket pertandingan, hingga mekanisme undangan kepada suporter tim tamu The The Jak Mania.
"Ada beberapa keputusan yang tadi dibahas dan juga sudah keluar, tapi kami perlu memastikan lagi, terutama terkait jumlah tiket, dan juga rencana mengundang The The Jak Mania ke Bandung, atau misalnya hanya petinggi The The Jak Mania saja, itu semua masih perlu kami pastikan lagi," ujarnya saat ditemui di Graha Persib, Selasa (20/9).
Adhi menuturkan, pihaknya sangat berharap dan menginginkan pertandingan klasik Liga Indonesia tersebut, dapat dihadiri oleh kedua kelompok suporter, sebagai upaya menciptakan iklim sepak bola yang aman, nyaman dan damai.
Namun hal tersebut, sangat bergantung pada izin dari pihak kepolisian, selaku perangkat keamanan pertandingan.
"Tentunya kami berharap, hal itu (mengundang The Jak Mania) bisa terealisasi. Karena terciptanya pertandingan sepak bola Indonesia yang aman, nyaman, dan rukun di masa depan adalah harapan dari kita semua. Akan tetapi semua itu kami serahkan kepada pihak kepolisian," ucapnya.
"Apakah nanti disetujui atau tidak, tapi yang jelas, kami terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, apalagi kami masih ada cukup banyak waktu hingga pekan depan sebelum tanggal 2 Oktober," ujar Adhi.
Baca juga: Thomas Doll Enggan Pusing Duel Persija vs Persib Meski Timnya Pincang: Saya Pilih Istirahat
Menurutnya, salah satu koordinasi dan komunikasi yang dilakukan pihaknya adalah, dengan Ketua Umum The Jak Mania yaitu, Dicky Sumarno dan Ketua Umum The Jak Mania sebelumnya yakni, Ferry Indrasjarief.
"Kami telah berkomunikasi dengan Bung Dicky (Sumarno) dan Bung Ferry (Indrasjarief) sejauh ini terkait rencana hadirnya The Jak Mania. Tapi kami pun harus mengkonfirmasi kembali apakah beliau-beliau akan hadir ke Bandung atau tidak," ujarnya.
Terkait pembukaan penjualan tiket pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta, menurutnya, persiapan dan sosialisasi telah dilakukan sejak jauh hari.
Namun, layanan penjualan baru akan dibuka pada Senin, 26 September mendatang.