Berkedok Kios Kosmetik, Polisi Temukan Ribuan Obat Keras Dijual Secara Bebas di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota kembali membongkar praktik penjualan obat-obatan keras yang berkedok kios kosmetik.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Jenis obat-obatan yang dijual tanpa izin dan melanggar Undang-Undang Kesehatan ini seperti Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid yang ditemukan di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota kembali membongkar praktik penjualan obat-obatan keras yang berkedok kios kosmetik.

Terbaru, ada tiga lapak penjual obat-obatan keras golongan G tanpa izin di bilangan Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Para penjual diangkut petugas di lokasi berbeda beserta barang bukti ribuan butir obat-obatan.

Jenis obat-obatan yang dijual tanpa izin dan melanggar Undang-Undang Kesehatan ini seperti Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid.

"Operasi menyisir kios-kios kosmetik diduga menjual dan mengedarkan obat tramadol dan eximer," terang Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Tentang Dexamethasone: Obat Keras, Hanya untuk Pasien Kritis, Bisa Gagal Ginjal, Ini Penjelasan BPOM

Ketiga orang penjual obat-obatan terlarang golongan G tersebut berinisial MI, I dan A.

Mereka diamankan di toko atau kios kosmetik masing-masing setelah ditemukan barang bukti Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid.

Total ada 2.576 Butir Eximer, 653 Butir Tramadol, 100 butir Teihexypenid diamankan dari tersangka MI.

Lalu 756 butir Eximer, 370 butir Teamadol didapat di kios I dan 2.000 butir tramadol berasal dari toko tersangka A.

"Ketiganya modusnya sama yakni berkedok kios Kosmetik," sambung Zain.

Dari perbuatannya mereka disangkakan Pasal 196 Jo. Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dan atau Pasal 197 Jo. Pasal 106 ayat (1) dan atau Pasal 198 Jo. Pasal 108 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Undang-undang RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved