Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Harus Waspada! Curacao Pernah Nyaris Permalukan AS di Depan Publik Sendiri
Dari 23 pemain Curacao yang dibawa ke Indonesia, sebanyak 21 pemain adalah jebolan atau sedang bermain di Liga Belanda.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
Tentu dengan memanfaatkan koneksi Belanda. Dua nama terkenal pernah menukangi: Guus Hiddink dan Patrick Kluivert. Hiddink, salah satu pelatih terbaik Belanda, bahkan menjadikan Curacao sebagai tim terakhir yang dia tangani sebelum pensiun.
Dengan kondisi seperti itu, tak ada alasan “mengecilkan” makna uji coba timnas lawan Curacao ini.
Bagi timnas Indonesia, pertandingan internasional ini memiliki dua makna yang penting.
Pertama, tentu saja sebagai ajang mengasah kemampuan tim yang disiapkan menghadapi Piala Asia 2023 yang lokasi penyelenggaraan belum dipastikan.
Mengasah kemampuan dan kekompakan pemain penting dilakukan melalui pertandingan.
Selain mendapatkan pengalaman internasional lebih banyak, duel ini juga jadi kesempatan bagus bagi Pelatih Shin Tae-yong menyigi kekurangan dan memperbaiki kualitas kemampuan timnya.
Menyiapkan tim yang lebih bisa “berbunyi” di Piala Asia 2023 yang bisa saja digelar di Indonesia, adalah tugas Shin Tae-yong.
Dia dan timnya butuh pertandingan-pertandingan uji coba seperti ini.
Selain itu, pertandingan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak posisi timnas Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.
Tak perlu terlalu muluk mencapai peringkat ke-76 seperti pada September 1998, masuk 100 besar saja sudah patut kita syukuri.
Baca juga: Dibangga-banggakan Gubernur Anies Baswedan, JIS Ternyata Tak Layak Gelar FIFA Matchday
Peringkat FIFA, bagaimanapun, memiliki arti cukup penting.
Bukan sekadar menjadi tolok ukur posisi tim nasional, tapi juga jadi penentu setiap mengikuti turnamen.
Di setiap turnamen-turnamen resmi FIFA, pengundian dilakukan melalui pot-pot yang berdasarkan peringkat timnas.
Di Piala Asia 2023, misalnya, timnas dipastikan akan menghadapi lawan-lawan berat di penyisihan grup.
Sebab, Indonesia masuk dalam pot 4. Itu karena pasukan Shin Tae-yong memiliki peringkat FIFA ke-155, paling rendah di antara 23 tim lainnya.
Last but not least, dua laga internasional timnas Indonesia vs Curacao kali ini adalah kesempatan bagi penggemar tim nasional mengobati rindu menyaksikan penampilan tim kesayangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Skuad-timnas-Curacao-di-CONCACAF-Gold-Cup-2019.jpg)