Formula E

Belum Terima Panggilan KPK Soal Formula E, Sahroni: Selama Belum Ada Tersangka, Gak Akan Dipanggil

Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni akui belum menerima panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi Formula E.

Tribun Jakarta
Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan (kanan), Ketua Panitia Formula E jakarta Ahmad Sahroni (kiri) di Konferensi pers Formula E Jakarta di Monas, Jumat (3/6/2022). Terkini, Ahmad Sahroni akui belum menerima panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi Formula E. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG DALAM - Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni akui belum menerima panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi Formula E.

"Nggak ada kecuali ada yang tersangka pasti gua ditanyai oleh KPK, karena gua ketua OC kan. Selama belum (ada tersangka) gak akan dipanggil," ucapnya di Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Sejauh ini beberapa pejabat telah dipanggil KPK, termasuk Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun, bila dirinya dipanggil, crazy rich Priok ini bakal hadir ke Gedung Merah Putih itu.

"Belum (ada tersangka). Ya kita ikuti prosesnya di KPK kan gak bisa di intervensi biar mereka berproses itu haknya KPK untuk melakukan pemanggilan kepada siapapun yang ada di republik ini. Kita dukung," pungkasnya.

Baca juga: PDIP Putar Balikkan Omongan Anies Baswedan Soal KPK Balai Kota, Singgung Anggaran TGUPP hingga BW

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap persoalan Formula E kian terang benderang setelah kedatangannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan.

Pada Rabu (7/9/2022) lalu, Anies memenuhi panggilan KPK.

Dengan membawa sebuah map berwarna biru, ia tiba di pintu masuk lobi Gedung KPK sekitar pukul 09.26 WIB.

Tanpa didampingi kuasa hukum, Anies terlihat melambaikan tangan kearah awak media dengan senyum merekah dan beberapa kali memberikan acungan jempol.

Namun tangan kirinya terlihat kuat menggenggam map berwarna biru.

Setelah hampir 11 jam diperiksa KPK, akhirnya Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini keluar dan memberikan keterangan kepada awak media.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan penuhi panggilan KPK, Rabu (7/9/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan penuhi panggilan KPK, Rabu (7/9/2022). (Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com)

"Itu tadi kami diminta untuk memberikan bantuan keterangan dan sudah disampaikan. InsyaAllah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," ucapnya di lokasi.

Tak banyak bicara, Anies mengatakan senang telah hadir ke KPK dan membantu para penyelidik KPK dalam menjalankan tugasnya.

Ia pun berharap keterangan yang dibeberkan dapat membantu jalannya tugas KPK.

"Saya ingin sampaikan terimakasih kepada semua teman-teman yang hadir hari ini malam hari ini dan InsyaAllah tugasnya akan bisa dilaksanakan dengan baik. Itu aja dari saya terima kasih. Sudah cukup terima kasih," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved