Anies Turunkan Target Rumah DP 0 Turun hingga Hanya 9.081 Unit Dinilai Rasional
Marullah mengatakan, pandemi Covid-19 selama dua tahun mengakibatkan realisasi pembangunan rumah DP 0 Rupiah dari Anies Baswedan tidak ada sama sekali
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Acos Abdul Qodir
Selama ini, hunian atau rumah DP 0 rupiah merupakan janji kampanye Gubernur Anies Baswedan saat Pilgub 2017 lalu.
Namun, dalam RPD tersebut dijelaskan ada kendala sehingga targetnya diturunkan.
Padahal, beberapa langkah untuk mendukung pelaksanaan kebijakan DP Nol Rupiah ini sudah dilakukan.
Di antaranya pengadaan tanah melalui kewajiban pihak ketiga, kerjasama business to business, BUMN, BUMD, Swasta.
Kemudian penganggaran dana fasilitas pembiayaan pemilikan rumah, kebijakan batasan harga jual rumah untuk masyarakat yang mengakses fasilitas pembiayaan pemilikan rumah.
Baca juga: Parade Peresmian Ala Anies Baswedan Jelang Lengser DKI 1: Dari Puluhan Tower hingga 100 Taman
Kerja sama dengan bank pelaksana penyaluran kredit/ Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Rumah, serta pembentuk BLUD yang bertugas mengelola dana perumahan program DP Nol Rupiah.
"Namun demikian, dalam hal penyediaan hunian masih terdapat kendala dalam penyiapan lahan oleh pelaku pembangunan sehingga tahapan proses pembangunan berpotensi mundur. Dengan menimbang status lahan yang sudah clean and clear, diharapkan terjadi akad kredit sebanyak 2.000 unit," lanjut bunyi RPD itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/program-rumah-dp-0-dari-gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan.jpg)