Kendaraan Dinas Tenaga Listrik Mulai Diterapkan Tahun Depan, Sekda DKI: Ada Dua Pilihan

Nantinya skema pengadaan kendaraan dinas bertenaga listrik di Jakarta ada dua jenis.

Kompas TV
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo menjajal mengendarai mobil listrik saat menghadiri peringatan Hari Perhubungan Nasional di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2022). Riza menyampaikan Pemprov DKI Jakarta bakal menyiapkan 100 unit mobil listrik untuk kendaraan dinas sesuai instruksi Presiden Jokowi.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan segera mengganti kendaraan dinas menjadi kendaraan berbasis tenaga listrik.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, hal ini sesuai dengan instruksi Presdien Jokowi sebagaimana Inpres Nomor 7 Tahun 2022.

"Kami akan ikut dengan kebijakan penggunaan mobil listrik atau kendaraan yang berbahan bakar non-fosil. Saya kira itu akan sangat bagus sekali," kata Marullah, Rabu (28/9/2022).

Marullah menjelaskan, pengadaan kendaraan dinas listrik tersebut diperkirakan akan dimulai tahun depan.

Nantinya skema pengadaan kendaraan dinas bertenaga listrik di Jakarta ada dua jenis.

"Saya kira ada dia pilihan. Boleh jadi ada yang mau ambil memodifikasi, ada yang memilih pengadaan baru, tergantung dari budget masing-masing. Nanti kita lihat," imbuhnya.

Baca juga: Jokowi Buat Aturan Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Pejabat, Wagub Ariza Bereaksi

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta menyatakan siap menggunakan mobil dinas bertenaga listrik, sesuai instruksi Presiden Jokowi.

Selain terus memperbanyak bus Transjakarta bertenaga listrik, Pemprov DKI Jakarta juga diketahui akan menyiapkan sebanyak 100 unit mobil listrik untuk kendaraan dinas.

Sekda DKI Marullah Matali saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Sekda DKI Marullah Matali saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menghadiri peringatan Hari Perhubungan Nasional di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2022).

"Tahun depan (2023), kami dari Pemprov DKI akan memproduksi 100 mobil (listrik untuk) operasional," kata Ariza dalam video yang diunggah di akun instagramnya @arizapatria, seperti dikutip TribunJakarta.com, Minggu (18/9/20222).

Saat ini, Pemkot DKI Jakarta telah memiliki 30 unit bus Transjakarta dan jumlah akan ditambah menjadi 100 unit hingga akhir 2022. 

Dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional ini, Riza didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo juga menjajal mengendarai mobil listrik Hyundai Ioniq 5 milik Dishub DKI.

Ia turut mensosialisasikan serta mengajak masyarakat beralih ke mobil listrik.

"Hari ini bersama pak Kadis sedang mengendarai mobil listrik," terangnya.

Kami juga akan mendukung Inpres Nomor 7 Tahun 2022 agar menggunakan kendaraan listrik," tambahnya.

Baca juga: DPRD DKI Ingatkan Pj Gubernur Jika Ingin Lanjutkan Program Sumur Resapan Anies: Harus Dikaji Lagi

Adapun Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 ini berisi tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Inpres soal penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional ini diteken Presiden Joko Widodo pada 13 September  2022 lalu.

Tak hanya itu, Pemprov DKI kini juga tengah mengkaji pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur dan Terminal Grogol, Jakarta Barat.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved