Cerita Kriminal

2 Pekan Diburu Polisi, Komplotan Perampok Toko Emas ITC BSD Akhirnya Tertangkap di Tiga Lokasi

Komplotan perampok toko emas ITC BSD, Tangerang Selatan akhirnya dibekuk. Polisi menangkap mereka di tiga lokasi berbeda, Jumat (30/9/2022).

ISTIMEWA/Kolase Tribun Jakarta
Komplotan perampok toko emas ITC BSD, Tangerang Selatan akhirnya dibekuk. Polisi menangkap mereka di tiga lokasi berbeda, Jumat (30/9/2022). 

"Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp375 juta atau sekitar 600 gram," kata Zulpan.

Zulpan sebelumnya mengungkap ciri-ciri pelaku perampokan toko perhiasan di pusat perbelanjaan, ITC BSD, Jumat (16/9/2022).

Ia mengatakan bahwa pelaku berpakaian serba hitam saat beraksi.

Adapun peristiwa itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 11.47 WIB.

Video yang merekam detik-detik sesudah perampokan terjadi di toko emas Sinar Mas, di pusat perbelanjaan ITC BSD, Tangerang Selatan, Jumat (16/9/2022).
Video yang merekam detik-detik sesudah perampokan terjadi di toko emas Sinar Mas, di pusat perbelanjaan ITC BSD, Tangerang Selatan, Jumat (16/9/2022). (Kolase Tribun Jakarta)

"Datang seorang laki-laki (pelaku) yang tidak dikenal melalui pintu Lobby Utara 1 Gedung ITC dengan menggunakan masker warna hitam, topi warna hitam, celana panjang, baju warna hitam (sweater), dan sarung tangan warna hitam ke Toko Emas Sinar Mas," kata Zulpan, dalam keterangannya, Jumat.

Kemudian, ujar dia, pelaku langsung menembak satu kali dengan menggunakan senjata api ke dalam toko tersebut.

"Dan memecahkan etalase kaca yang berisikan perhiasan berupa emas dengan senjata api yang disaksikan oleh sejumlah saksi. Setelah itu, pelaku langsung mengambil emas yang berada di dalam etalase dengan menggunakan tangan kiri sambil pelaku menodongkan senjata api kepada orang yang ada di sekitar TKP," tuturnya.

Setelah itu, pelaku melarikan diri melalui pintu utara sambil membawa beberapa perhiasan emas.

Pelaku bahkan sempat dikejar oleh satuan pengamanan mal yang sedang berjaga, tetapi lolos.

Zulpan menuturkan, polisi menemukan barang bukti selongsong peluru yang diduga berasal dari senjata api milik perampok toko emas itu.

"Barang bukti antara lain selongsong peluru, pecahan kaca etalase, dan rekaman CCTV," kata dia.

Lebih lanjut, Zulpan menuturkan penyidik masih mengusut kasus perampokan tersebut.

Selain itu, melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari korban serta saksi-saksi di lokasi.

"Lalu memasang police line dan tentunya melakukan pengejaran dan pencarian terhadap pelaku," ujar Zulpan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved