Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Usai Umumkan Pengacara Baru Eks KPK, Putri Candrawathi Ditahan Polri: Kami Memiliki Kepentingan Sama

Usai umumkan pengacara baru yang merupakan eks Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada Rabu (28/9/2022), Putri Candrawathi justru ditahan.

Tribun Jakarta
Putri Candrawathi (kanan) dan kuasa hukumnya, Febri Diansyah (kiri). Usai mengumumkan eks Jubir KPK itu sebagai kuasa hukum, Putri justru ditahan di Rutan Mabes Polri. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Usai umumkan pengacara baru yang merupakan eks Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada Rabu (28/9/2022), tidak lama kemudian Putri Candrawathi justru ditahan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri yang menyampaikan penahanan istri Ferdy Sambo di Rutan Mabes Polri.

Listyo beranggapan, penahanan Putri demi memudahkan proses penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Agung untuk proses persidangan.

"Untuk mempersiapkan dan mempermudah proses penyerahan berkas tahap 2, hari ini Saudara PC kita nyatakan, putuskan untuk ditahan di Rutan Mabes Polri," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Keputusan Polri ini tentunya meruntuhkan harapan Ferdy Sambo yang sejak awal meminta agar Putri Candrawathi tak ditahan harus runtuh.

Sebelumnya, sejak ditetapkan sebagai tersangka kelima dalam pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi memang menjadi satu-satunya tersangka yang tak ditahan.

Baca juga: Baru Dua Hari Dibela Eks KPK, Putri Candrawathi Kini Ditahan, Berpisah dengan Anak dan Ferdy Sambo

Istri Ferdy Sambo itu hanya dikenakan wajib lapor.

Saat itu, alasan Polri tidak menahan Putri usai penetapan tersangka karena terkait kemanusiaan.

Salah satunya karena Putri Candrawathi masih memiliki balita.

Soal Putri Candrawathi yang tak kunjung ditahan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui kalau anggotanya memang tak objektif terhadap istri Ferdy Sambo.
 Jelang sidang kasus Brigadir J, satu ambisi kubu Ferdy Sambo untuk Putri Candrawathi telah diruntuhkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Kolase Tribun Jakarta)

Kuasa hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis juga mengungkap kliennya tak siap ditahan di kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Tidak ada seorangpun yang siap untuk ditahan termasuk klien saya," kata Arman Hanis kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Arman Hanis mengungkit bahwa kliennya juga masih memiliki anak yang masih balita.

Hal tersebut membuat Putri Candrawathi tak siap ditahan.

"Apalagi kalau mempunyai anak yang masih balita," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved