17 Ruas Jalan dan 41 RT di Jakarta Terendam Banjir, 270 Warga Kelurahan Kalibata Mengungsi

Sebanyak 17 ruas jalan dan 41 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga pukul 18.00 WIB, Kamis (6/10/2022). 270 warga Kalibata mengungsi.

Istimewa
Banjir di Jalan Bujana Tirta akibat debit air hujan deras yang tidak tertampung pada saluran air, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (6/10/2022). Sebanyak 17 ruas jalan dan 41 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga pukul 18.00 WIB, Kamis (6/10/2022). 270 warga Kalibata mengungsi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 17 ruas jalan dan 41 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga pukul 18.00 WIB, Kamis (6/10/2022).

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 7 ruas jalan dan 5 RT, saat ini menjadi 17 ruas jalan dan 41 RT atau HANYA 0,135 persen DARI 30.470 RT YANG ADA DI WILAYAH DKI JAKARTA," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/10/2022).

Isnawa menjelaskan, banjir ini disebabkan oleh intensitas hujan sedang hingga lebat yang berlangsung pada hari ini.

Hingga akhirnya menyebabkan kenaikan status siaga Pintu Air Sunter Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada), Pintu Air Cipinang Hulu Siaga 3 (Waspada) dan Pintu Air Manggarai Siaga 3 (Waspada).

Selain itu, imbas kejadian ini sebanyak 270 jiwa dari 68 kepala keluarga di Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan mengungsi di Masjid Al Mustaghfirin RT 012 RW 005.

Baca juga: Banyak Motor Mogok Gara-gara Nekat Terobos Banjir Setinggi 70 Cm di Jalan Bujana Tirta Pulogadung

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," lanjutnya.

Adapun data wilayah yang terdampak sebagai berikut:

Banjir di Jalan Wijaya Timur Raya, di depan Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022). Banjir juga melanda wilayah Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, hingga membuat tembok rumah warga di Jalan Ophir jebol.
Banjir di Jalan Wijaya Timur Raya, di depan Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022). Banjir juga melanda wilayah Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, hingga membuat tembok rumah warga di Jalan Ophir jebol. (sudinhubjaksel)

Jakarta Selatan dari 5 RT, menjadi 41 RT yang terdiri dari:

Kel. Pejaten Barat
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 80 s.d 90 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan Luapan PHB Sarua

Kel. Ragunan
- Jumlah: 12 RT
- Ketinggian: 90 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi

Kel. Jati Padang
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 70 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi

Kel. Kalibata
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan Luapan Kali Krukut

Kel. Pancoran
- Jumlah: 9 RT
- Ketinggian: 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan Luapan Kali Krukut

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved