Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Tiga Perbedaan Permintaan Maaf Bharada E dan Ferdy Sambo ke Keluarga Brigadir J, Ada yang Tak Tulus?

Bharada E dan Ferdy Sambo meminta maaf ke keluarga Brigadir J. Permintaan maaf Bharada E dan Ferdy Sambo ternyata memiliki 3 perbedaan yang mencolok

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Terkuak tiga perbedaan permintaan maaf dari Bharada E dan Ferdy Sambo kepada keluarga Brigadir J. 

Bharada E menyebut, dirinya hanya seorang anggota yang tak mampu menolak perintah seorang jenderal.

Baca juga: Bharada E Meminta Maaf Dengan Suara Bergetar di Persidangan, Terkuak Reaksi Ayah Brigadir J

"Saya sangat menyesali perbuatan saya,"

"Namun saya hanya ingin mengatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota,"

"Yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal," kata Bharada E dengan mata berkaca-kaca.

Tim pengacara Bharada E tampak berusaha menguatkan pria kelahiran 1998 tersebut.

Sementara itu, Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga Brigadir J saat di Kejagung, Rabu (5/10/2022).

Selain memohon maaf, Ferdy Sambo juga menyatakan kesiapannya untuk menjalani semua proses hukum.

Kolase Foto Ferdy Sambo dalam prosesi pelimpahan tahap II di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Rabu (5/10/2022)
Kolase Foto Ferdy Sambo dalam prosesi pelimpahan tahap II di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Rabu (5/10/2022) (Ho/Puspenkum Kejagung)

Baca juga: Beda dari Ferdy Sambo yang Minta Dibebaskan, Bharada E Pilih Tak Ajukan Keberatan dan Akui Hal Ini

Wajah Ferdy Sambo terlihat datar, tanpa ekspresi.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya termasuk Ibu dan Bapak dari Yoshua."

"Saya siap menjalani semua proses hukum," kata Ferdy Sambo dalam tayangan YouTube KompasTv, Rabu (5/10/2022).

Ferdy sambo juga menegaskan jika istrinya, Putri Candrawathi, tidak bersalah dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini.

Ia justru menyebut Putri Candrawathi sebagai korban.

"Istri saya tidak bersalah, dia tidak melakukan apa-apa, justru dia korban," tegas Ferdy Sambo.


2. Reaksi Keluarga

Menanggapi permintaan maaf Eliezer, Ayah dari almarhum Brigadir J yakni Samuel Hutabarat mengatakan pihak keluarga memang amat menantikan permintaan maaf tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved