Kasus Gangguan Ginjal Akut
Anak Derita Gagal Ginjal Akut, Ibu Ini Rasakan Lemas Seperti Tak Bertulang, Terkuak Gejala Awalnya
Balita berusia 2 tahun 3 bulan, AP menderita penyakit gagal ginjal akut. Dwy mengira AP hanya demam biasa. Ia lalu memberikan obat parasetamol sirup.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Balita berusia 2 tahun 3 bulan, AP menderita penyakit gagal ginjal akut.
Saat ini, anak tersebut menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo.
Sang ibu, mengatakan anaknya sempat menenggak obat parasetamol sirup atau cair beberapa kali dalam sehari.
Salah satu kasus penyakit ginjal akut menimpa AP, balita berusia 2 tahun 3 bulan.
Sang Ibu AP, Dwy Septiana (32) bercerita awalnya anaknya mengalami demam tinggi.
Baca juga: Balita Gagal Ginjal Akut di Depok Meninggal, Puskesmas Ratujaya: Mudah-mudahan Ini Terakhir
Dwy mengira AP hanya demam biasa.
Ia lalu memberikan obat parasetamol sirup.
Dalam sehari, Dwy memberikan obat sirup sebanyak tiga kali.

"Setelah itu sembuh dulu. Biasa dulu. Tapi tiba-tiba kurang enak badan lagi. Lama-lama keluar lah merah-merah kayak tampak," katanya kepada TribunJakarta.com di lantai Basement I, RSCM, Jakarta Pusat pada Jumat (21/10/2022).
Dwy lalu membawa anaknya ke rumah sakit dan diberikan obat resep dokter.
Warga Cilengsih Kabupaten Bogor tersebut mengaku membeli resep dokter itu di apotek.
"Jadi gara-gara demam tadi, saya berikan obat sirup parasetamol dan obat resep dokter pada anak saya. Tapi kebanyakan obat jenis sirup," lanjutnya.
Namun, kendati sudah diberikan obat dari dokter, kondisi AP malah kian memburuk.
Baca juga: Kenali 4 Gejala Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Orangtua Perlu Tahu!
AP malah tambah lemas. Duduk pun dia tak sanggup.