Kasus Gangguan Ginjal Akut
Anak Derita Gagal Ginjal Akut, Ibu Ini Rasakan Lemas Seperti Tak Bertulang, Terkuak Gejala Awalnya
Balita berusia 2 tahun 3 bulan, AP menderita penyakit gagal ginjal akut. Dwy mengira AP hanya demam biasa. Ia lalu memberikan obat parasetamol sirup.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
"Lama kelamaan saya curiga anak saya kenapa lemas, badannya kayak enggak punya tulang. Duduk aja dia enggak bisa. Bicara juga susah. Sudah kayak melantur," ujarnya.
Ia lalu membawa AP ke Rumah Sakit Hermina.
Di RS Hermina, AP diberikan infus dan diperiksa kondisi kesehatannya.
Dari keterangan dokter, AP diduga kuat mengidap penyakit gagal ginjal akut.
AP kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Baca juga: 4 Pasien Gagal Ginjal Akut Membaik Diberi Obat Ini, Menkes: Mudah-mudahan Bisa Lindungi Balita Kita
"Dari Hermina saya dirujuk ke Cipto. Di sini langsung dirawat dan disarankan BPJS karena lebih cepat. Intinya enggak ribet," cerita Dwy saat diterangkan dokter tersebut.
Dwy mengatakan memang gejala yang dialami sang buah hati tak parah seperti pasien lainnya.
Sang anak masih bisa mengeluarkan air kencing sementara tak sedikit anak penderita penyakit gagal ginjal akut yang tak bisa kencing.
AP tak memiliki penyakit bawaan dan belum pernah terjangkit Covid-19.
Dwy mengatakan AP masih terlihat sadar meski bicaranya suka melantur.
"Mudah-mudahan masuk kategori ringan lah. Tapi tetep harus cuci darah karena racun di dalamnya harus dikeluarin," pungkasnya.

Suasana sendu di Basement I
Suasana sendu begitu terasa di lantai Basement I Rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kiara, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).
Di tengah hawa ac yang cukup dingin, para orang tua anak penderita penyakit ginjal akut waswas menanti kabar dari dokter di lantai 4.
Para orang tua meriung di sebuah ruangan beralaskan karpet.