Cerita Kriminal
Berbalut Pengajian, Korban Ritual Penyucian Diri 'Dukun Cabul' di Kabupaten Bekasi Bertambah
AKBP Aris Timang mengatakan, terdapat tiga orang korban yang melaporkan ND pada Senin (17/10/2022) lalu.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Berbalut pengajian dengan ritual penyucian diri, jumlah korban dugaan dukun cabul berinisial ND di Cikarang Kabupaten Bekasi bertambah.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Timang mengatakan, terdapat tiga orang korban yang melaporkan ND pada Senin (17/10/2022) lalu.
"Ada (korban tambahan yang melapor), dua orang yang sudah tua lalu satu lagi tidak terlalu tua," kata Aris Timang, Jumat (21/10/2022).
Tiga korban tambahan masing-masing berinisial WD (56), CC dan JA. Mereka mengaku tertipu dengan praktik yang dilakukan ND hingga rugi secara materil.
Tidak hanya itu, ketiga orang ini juga mendapatkan perlakuan yang sama. Mereka sempat diminta mengikuti ritual penyucian diri.
Baca juga: Ngaku Bisa Usir Roh Jahat, Tangan Dukun Cabul di Tangerang Traveling ke Bagian Sensitif Mama Muda
"Mereka katanya membayar untuk ikut pengajian, cuma dalam berjalan waktu saat pengajian itu, ada hal yang aneh," jelas dia.
Hal aneh dimaksud menjurus ke tindakan asusila, korban diminta membuka baju lalu dihisap kemaluannya oleh terlapor.
"Ditipu karena mereka disuruh bayar sebelum masuk pengajiannya, kemudian yang anehnya ada prosesi buka baju dan lalu ada istilahnya 'disedot'," tuturnya.
Sebelumnya, dukun di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi diduga lakukan tindakan asusila ke kakek berinisial SU (60) dan SA (61) dengan dalih ritual penyucian diri.
Terduga pelaku berinisial ND, dia dikenal sebagai orang pintar atau duku. Korban datang untuk meminta bantuan agar keluar dari jeratan utang.
Cerita pertama dikemukakan SA, dia datang ke kediaman ND pada April 2022 lalu. Pertama bertemu, terlapor bercerita tentang pengalaman spirtualnya.
"Saya di ajak teman, kirain di sana benar tempat untuk saya berguru, tertarik saya karena materinya sama iming-imingnya," kata SA saat dikonfirmasi, Jumat (14/10/2022).

SA yang hanyut dalam cerita ND mulai percaya, modus tipu daya dilancarkan dengan dalih ritual mensucikan diri.
"Kalau saya ikut ritual nanti akan ada transferan uang ke rekening saya setiap bulannya," ungkap SA.