Tak Hanya Perbaikan Mobil, Bengkel Ini Sering Bagikan Konten Menarik Lewat Instagram
Bengkel mobil TJM Auto Care sering mengisi konten Instagramnya dengan cara yang menarik agar informasi dan pesan dapat tersampaikan kepada pengikutnya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bengkel mobil TJM Auto Care sering mengisi konten Instagramnya dengan cara yang menarik.
Keberadaan Instagram dapat membantu memberikan edukasi dan informasi penting kepada masyarakat.
TJM Auto Care berbeda dengan bengkel mobil kebanyakan, dan tidak mengisi akun Instagramnya dengan promosi semata.
Beberapa konten menarik tentang dunia otomotif juga diselipkan dalam akun Instagram @tjmautocare.
Bengkel yang berada di bawah naungan PT. Trans Jaya Makmur Auto Care ini banyak membagikan konten berupa jokes dengan edukasi.
Manager TJM Auto Care, Rian menjelaskan konten unik yang sering dibagikan agar informasi dan pesan dapat tersampaikan kepada pengikut setianya.
"Menurut kami pesan dan informasi akan lebih mudah tersampaikan dengan konten yang menarik bisa berupa jokes," kata Rian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/11/2022).
"Konten yang kami produksi di Instagram memang tergolong unik di dunia otomotif. Karena kami mengemas jokes dengan edukasi dan juga promosi pada setiap postingan," tambahnya.
Baca juga: Dishub DKI Kandangkan Oknum Petugas Arogan yang Rusak Spion Mobil di Jaksel, Sanksi Berat Menanti
Penyampaian informasi dan edukasi melalui akun Instagram diketahui cukup jarang dilakukan oleh sebuah bengkel mobil.
Sebab kebanyakan bengkel mobil hanya membagikan dan melakukan promosi terkait layanannya.
Padahal hal tersebut justru dapat membuat pengikut media sosial merasa bosan dan pesan tidak tersampaikan.

Dengan adanya konten dan jokes dalam akun Instagram, Rian berharap audience dan pengikut Instagram TJM Auto Care dapat menerima informasi dengan baik.
Tentu saja informasi tersebut tetap berhubungan dengan kendaraan dan dunia otomotif.
Tak jarang postingan tersebut mendapat komentar lucu dari pengikutnya.
"Kami berharap audience di Instagram dapat teredukasi secara baik dan transparan berkaitan dengan informasi mengenai kendaraannya. Hal ini juga untuk merubah stigma bahwa bengkel mobil itu membosankan," tambah Rian.