Cerita Kriminal

116 Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Perjanjian di Atas Meterai dan Mulut Manis Pelaku Buat Terlena

Sebanyak 311 orang menjadi korban penipuan dengan modus pinjaman online (pinjol). 116 di antaranya adalah mahasiswa IPB.

ipb.ac.id
ilustrasi IPB. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebanyak 311 orang menjadi korban penipuan dengan modus pinjaman online (pinjol). 

116 di antaranya adalah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (ITB).

Wakil Rektor (WR) 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Drajat Martianto menjelaskan awal mula dan modus ratusan mahasiwa IPB tersebut terjerat pinjol

 Ia mengatakan, para korban ini terikat kerja sama dalam bentuk bisnis belanja online (online shop) oleh pelaku dengan iming-iming bagi hasil 10 persen.

Bahkan dalam kerja sama tersebut ada perjanjian di atas meterai, sehingga membuat ratusan mahasiswa percaya. 

Adapun motif dari pelaku yang berinisial SAN ini diketahui untuk meningkatkan rating toko yang dimilikinya. 

Baca juga: Fakta Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Ternyata Bermula dari Ajakan Bisnis oleh Kakak Tingkat

Pelaku menjanjikan keuntungan 10 persen itu dengan syarat para korban harus mengajukan pinjaman online terlebih dulu. 

"Ini kenapa mahasiswa kemarin tergiur dan percaya pada yang bersangkutan? ini kan perjanjiannya kerjasama, ini ada perjanjian hitam di atas putih, ada di atas meterai." 

"Jadi mahasiswa yang mungkin agak kurang percaya tapi karena merasa terlindungi perjanjian itu jadi mereka berani," kata Drajat, Rabu (16/11/2022). 

 Lanjut Drajat mengatakan, kasus pinjol ini sebenarnya sudah berjalan hampir satu tahun. 

Namun, kasus baru terakumulasi pada bulan Agustus 2022 ini. 

"Dalam investigasi yang kami lakukan, sebetulnya sudah hampir satu tahun tapi masalah muncul sejak agustus ini, kemudian terakumulasi," katanya. 

Baca juga: Sering Curhat Terjerat Pinjol Belasan Juta, Pria Asal Kuningan Akhiri Hidup di Rumah Temannya

Drajat mengatakan, pelaku SAN aktif melakukan pendekatan dan menawarkan bisinsinya tersebut pada para mahasiwa. 

"Yang bersangkutan sendiri juga aktif melakukan upaya-upaya pendekatan."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved