Program Jalur Sepeda Dianggarkan Lagi usai Dihapus, Tapi Cuma Rp7,5 M dari Usulan Rp38 M
Politikus yang akrab disapa MTZ menerangkan, alokasi anggaran program jalur sepeda hanya untuk menjalankan tiga kegiatan tersebut.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Program jalur sepeda warisan Gubernur Anies Baswedan batal dihapus DPRD DKI Jakarta.
Dalam rapat terakhir Komisi B bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta, disetujui anggaran program jalur sepeda sebesar Rp7,5 miliar dalam APBD DKI Jakarta 2023.
Angga tersebut turun drastis dibangkan anggaran yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta yakni sebesar Rp 38 miliar.
Walau demikian, anggaran yang dialokasikan tersebut turun drastis dari yang awalnya diusulkan.
"Alhamdulillah diputuskan bahwa lajur sepeda mendapat anggaran Rp7,5 miliar. Memang turun jauh dari sebelumnya Rp38 miliar, tapi oke lah," ucap anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi PKS Muhammad Taufik Zoelkifli saat dikonfirmasi, Kamis (17/11/2022).
Politikus senior ini membeberkan, anggaran Rp7,5 miliar itu dialokasikan untuk tiga kegiatan, yaitu evaluasi, sosialisasi, dan optimalisasi jalur sepeda.
Baca juga: DPRD Nolkan Anggaran Jalur Sepeda Rp 38 Miliar Warisan Anies, PKS: Bukti Konyolnya Politik Jakarta
Untuk evaluasi jalur sepeda, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp2 miliar, kemudian sosialisasi hasil evaluasi Rp500 juta.
"Anggaran sosialisasi ini nanti dibagi untuk lima kota madya, masing-masing dapat Rp100 juta," ujarnya.

Terakhir, anggaran Rp5 miliar diperuntukan untuk optimalisasi jalur sepeda, sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi.
"Jadi untuk memindahkan lajur-lajur yang berbahaya rutenya atau diberi pengaman yang sesuai," kata dia.
Politikus yang akrab disapa MTZ menerangkan, alokasi anggaran program jalur sepeda hanya untuk menjalankan tiga kegiatan tersebut.
Dengan kata lain, tak ada anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jalur sepeda baru sepanjang 2023 mendatang.
"Anggaran itu untuk lajur sepeda yang sudah ada saja, tapi belum ada anggaran untuk perluasan atau pengembangan lajur sepeda di Jakarta," kata dia.
Baca juga: Sebulan Heru Budi Pj Gubernur DKI, Tiga Orang Anies Baswedan Terdepak dari Jabatan, Ini Daftarnya
Sebelumnya, anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak meminta Pemprov DKI menghentikan program pembuatan jalur sepeda di 2023 mendatang.